MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PARLEMENTARIA

Jumat, 22 Desember 2017 11:06
Investor Malaysia Tertarik Kembangkan Kopi
Abdul Khair

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara benar-benar menjadi magnet bagi para pemodal, baik dari dalam maupun luar negeri. Karena provinsi bungsu ini memiliki banyak potensi, baik di sektor pertanian, perkebunan maupun pertambangan.

Apalagi, dengan adanya perencanaan pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Desa Tanah Kuning dan Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, serta pembangunan pembangkit listrik yang dayanya mencapai 9.000 megawatt di Kecamatan Peso, Bulungan.

Salah satu pemodal yang berminat berinvestasi di Bumi Benuanta –sebutan Kaltara- berasal dari Malaysia. Sebenarnya, investor asal Malaysia bukan pertama kalinya berinvestasi di provinsi ke-34 ini. Di sektor perkebunan kelapa sawit sejak beberapa tahun lalu investor asal negeri jiran itu sudah mengembangkan sayap bisnisnya di Kaltara.

Namun kali ini, investor asal Malaysia yang ingin masuk ke Kaltara akan mengembangkan komoditas kopi. “Mereka (investor asal Malaysia) membutuhkan sekitar 1.000 hektare lahan,” ujar Abdul Khair, anggota DPRD Kaltara, Senin (18/12).

Bahkan, berdasarkan hasil pertemuannya dengan investor asal Malaysia itu, investasi yang akan dilakukan tidak hanya perkebunan kopi. Namun, investor tersebut pun berniat membangun pabrik pengolahan biji kopi.

“Makanya mereka membutuhkan lahan yang cukup luas,” tambahnya.

Menyikapi adanya keinginan investor asal Malaysia membuka perkebunan kopi di Kaltara, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara Andi Santiaji Pananrangi, menegaskan dirinya sangat menyambut baik. Namun, dirinya meminta agar petani kopi di Kaltara pun dilibatkan.

“Apalagi mereka mau bangun pabrik. Itu bagus sekali. Hasil panen petani kopi sudah jelas tempat menjualnya,” ujarnya.

Terkait lahan yang diinginkan investor, dia menyatakan tidak perlu khawatir. Sebab, Kaltara masih memiliki potensi lahan yang cukup luas. Apalagi di Kabupaten Malinau yang juga dinilai cocok untuk pengembangan tanaman kopi. (fen)


BACA JUGA

Selasa, 05 Juni 2018 16:10

Dewan Usulkan Pembentukan Pansus

TANJUNG SELOR – DPRD Kalimantan Utara mengimbau Pemprov melalui instansi terkait menyelesaikan…

Senin, 04 Juni 2018 14:06

Imbau Takjil Tak Gunakan Bahan Berbahaya

TANJUNG SELOR - Dinas Kesehatan (Diskes) Bulungan telah mengambil sampel menu berbuka puasa yang dijual…

Senin, 04 Juni 2018 14:05

Revisi Perda GSB Tertunda

TANJUNG SELOR - Pembahasan mengenai revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 17 Tahun 2012 tentang Garis…

Kamis, 31 Mei 2018 15:11

Sekali Perjalanan Habiskan Rp 8 Juta

TANJUNG SELOR – Anggota Komisi III DPRD Kaltara, Listiani mengatakan, masyarakat di perbatasan…

Kamis, 31 Mei 2018 15:09

Dukung Pengawasan Transportasi Air Diperketat

TANJUNG SELOR – Rencana Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara menindak tegas pemilik dan motoris angkutan…

Kamis, 31 Mei 2018 15:06

WTP Harus Sejalan dengan Pembangunan

TANJUNG SELOR – DPRD Kalimantan Utara, memberikan apresiasi atas prestasi Pemprov Kaltara yang …

Selasa, 29 Mei 2018 14:40

Apresiasi Empat Kali WTP

TANJUNG SELOR - Ketua DPRD Kalimantan Utara Marten Sablon mengatakan, memperoleh opini wajar tanpa pengecualian…

Selasa, 29 Mei 2018 14:38

DPRD Kaltara Butuh Gedung Representatif

TANJUNG SELOR – Sejak resmi dilantik, hingga saat ini anggota DPRD Kaltara masih berkantor di…

Selasa, 29 Mei 2018 14:37

Wanti-Wanti soal Distribusi BBM

TANJUNG SELOR - DPRD Kalimantan Utara meminta kepolisisian memperketat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi…

Senin, 28 Mei 2018 14:06

Kelulusan Jangan Dirayakan Berlebiha

TANJUNG SELOR - Setelah mengikuti pendidikan selama tiga tahun di tingkat SMP, direncanakan Senin (28/5),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .