MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PARLEMENTARIA

Jumat, 22 Desember 2017 11:05
Pilihan Wajib Harus Jadi Prioritas
Amir Zaglol Saroyan/

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Keinginan masyarakat Kalimantan Utara pisah dari Kalimantan Timur selain agar rentang kendali pemerintahan lebih dekat, juga adanya percepatan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan maupun kebutuhan dasar lain.

Apalagi, masih banyak desa maupun kecamatan di provinsi ke-34 ini yang perlu sentuhan pembangunan. Di perbatasan dan pedalaman, misalnya. Sebagian besar jalan di perbatasan masih sangat memprihatinkan. Bahkan, ada kecamatan yang belum bisa diakses melalui jalan darat.

Karena itu, anggota DPRD Kaltara Amir Zaglol Saroyan mengingatkan Pemprov agar memprioritaskan pilihan wajib daripada tidak wajib. Salah satu yang menjadi pilihan wajib, kata politisi Gerindra ini, yaitu pembangunan infrastruktur.

“Nah, (pembangunan infrastruktur, Red) itu harus diprioritaskan. Dipenuhi dulu di 2018,” ujarnya, Selasa (19/12).

Jika anggaran untuk infrastruktur dikurangi, dia justru mempertanyakan komitmen pembangunan yang dilakukan. Karena menurutnya, wilayah di provinsi bungsu ini masih sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur yang banyak.

“Jangan sampai ada disparitas antara (pilihan, Red) wajib dan tidak wajib,” tegasnya.

Untuk diketahui, belanja daerah di APBD Kaltara 2018 dianggarkan lebih Rp 3 triliun. Itu terdiri dari belanja tidak langsung lebih Rp 1 triliun dan belanja langsung lebih Rp 2 triliun.

“Dengan porsi anggaran yang sudah masuk draf APBD, harus ada pertimbangan-pertimbangan dari Pemprov melaksanakan kegiatan tidak wajib,” ujarnya. (fen)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .