MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Jumat, 15 Desember 2017 13:41
Serapan Anggaran Capai 80 Persen
Irianto Lambrie

PROKAL.CO, GUBERNUR Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan, berdasar laporan yang diterima hingga kini serapan anggaran Pemprov Kaltara sudah mencapai kurang lebih 80 persen.

 

Namun, angka itu diakui Gubernur masih rendah. Penyebabnya, karena tidak terealisasinya pembangunan RSUD tipe B di Tanjung Selor yang sudah dialokasikan anggarannya sebesar Rp 340.447.482.000 atau memiliki bobot sekitar 11 persen dari jumlah total anggaran APBD 2017.

 

“Kalau pembangunan RSUD itu bisa terealisasi, maka realisasinya dapat mencapai 90-an persen juga,” ujarnya, Kamis (14/12).

 

Dikatakan Gubernur, melihat realisasi anggaran keuangan maupun fisik ini, secara umum kinerja Pemprov sudah maksimal. Meski diakuinya ada beberapa kendala yang bisa menyebabkan realisasi tidak bisa tuntas 100 persen.

 

“Salah satunya adalah kegiatan yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Banyak masalah teknis yang menyebabkannya tak bisa terealisasi 100 persen, meski OPD kita sudah bekerja keras untuk menuntaskan. Seperti petunjuk teknis dari kementerian terkait yang berubah-ubah, belum lagi turunnya pun kerap terlambat,” urainya.

 

Meski secara umum serapan anggaran ataupun realisasinya sudah bagus atau mencapai target, Gubernur mengingatkan kepada seluruh kepala OPD di lingkungan Pemprov Kaltara untuk segera membuat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj), baik secara administrasi maupun materialnya.

 

“Pertanggungjawaban itu penting. Antara serapan anggaran dan hasil maupun laporan pertanggungjawabannya harus sinkron. Karena nanti akan selalu ada pemeriksaan, baik dari internal maupun eksternal. Jangan sampai serapan anggaran bagus, sementara hasil pemeriksaannya tidak baik, atau bahkan sampai bermasalah dengan hukum,” ujarnya.

 

Hal lain, Gubernur juga menyatakan semua laporan realisasi kegiatan harus disampaikan secara terbuka. Baik melalui media sosial maupun media massa. “Inilah yang kita lakukan selama ini, selalu terbuka kepada publik. Karena keterbukaan ini sekaligus menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban kita kepada masyarakat,” tegasnya. 

 

Sebelumnya, Gubernur juga menyampaikan, beberapa kegiatan yang akan tetap dikerjakan hingga akhir tahun anggaran, harus dikonsultasikan dengan Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. “Dari laporan yang saya terima, yang banyak SILPA (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) itu, seperti biaya operasional belanja perjalanan dinas, serta keterlambatan pelelangan sehingga pekerjaan telat dikerjakan. Kalau pekerjaan itu sudah selesai, akan kita konsultasikan dengan Inspektorat dan BPK sebagai laporan,” jelasnya.

 

Seperti diketahui, realisasi fisik dan keuangan OPD di Lingkungan Pemprov Kaltara sempat mengalami perlambatan. Beberapa faktor penyebabnya. Antara lain, terbatasnya kualitas dan kuantitas sumber daya aparatur, khususnya pejabat pengadaan, pejabat pengelola kegiatan dan pengelola keuangan sehingga menghambat realisasi fisik dan keuangan. Kendala lain, adalah perubahan terhadap struktur OPD dan nomenklatur belanja APBD 2017, khususnya untuk OPD baru serta pelantikan pejabat di lingkungan Pemprov Kaltara pada 17 Januari 2017. Ini mengakibatkan sebagian besar OPD terlambat dalam menyusun dokumen yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan. Juga persoalan-persoalan teknis lainnya.(humas)


BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 15:22

O2SN dan FLS2N 2018 Kaltara Resmi Digelar

TARAKAN – Bertujuan untuk meningkatkan prestasi olahraga dan seni bagi kalangan pelajar di Kalimantan…

Rabu, 18 Juli 2018 15:20

Akhir 2018 Kepesertaan JKN-KIS Ditarget 100 Persen

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kaltara menargetkan pada akhir 2018 ini, seluruh masyarakat…

Rabu, 18 Juli 2018 15:18

Alkes Tiga RS Pratama Ditarget Terpenuhi di 2019

TANJUNG SELOR – Peningkatan pelayanan kesehatan di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan…

Selasa, 17 Juli 2018 15:49

Angkutan Udara dan Pangan Fokus Pengendalian Inflasi

TANJUNG SELOR – Tim Pemantau dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kaltara direkomendasikan untuk…

Selasa, 17 Juli 2018 15:47

Kualitas Layanan Perizinan Jadi Penekanan Gubernur

JAKARTA - Perbaikan layanan perizinan menjadi salah satu ekspektasi besar yang disampaikan Gubernur…

Selasa, 17 Juli 2018 15:45

75 Ribu Hektare Tambak Akan Dilegalkan

TANJUNG SELOR – Pemerintah melalui APBN 2018 mengalokasikan dana sebesar Rp 1,2 miliar untuk membantu…

Selasa, 17 Juli 2018 15:40

Pj Sekprov Harapkan Kemampuan ASN Meningkat

TANJUNG SELOR – Penjabat (Pj) Sekprov Kaltara H Syaiful Herman mengimbau kepada seluruh aparatur…

Senin, 16 Juli 2018 17:07

Harga Tiket Pesawat Dianggap Masih Wajar

TANJUNG SELOR – Harga tiket pesawat, khususnya di wilayah Kaltara masih dalam ambang batas dan…

Senin, 16 Juli 2018 17:06

Diskominfo Rencana Pengadaan Server Sendiri

UNTUK mewujudkan proses kerja yang efisien, efektif, transparan, dan akuntabel serta meningkatnya kualitas…

Senin, 16 Juli 2018 17:03

Kaltara Belajar Pengembangan Smart City

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie melakukan pertemuan silaturahmi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .