MANAGED BY:
RABU
23 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Rabu, 13 Desember 2017 12:29
Dewan Beri Dua Alternatif, Terkait Persoalan SMAN 2 Tanjung Selor
BELUM ADA PENYELESAIAN: Ruang kelas SMAN 2 Tanjung Selor yang disegel pemilik lahan, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Rencana Pemprov Kaltara memindahkan kegiatan belajar mengajar para pelajar SMAN 2 Tanjung Selor ke SMAN 1 akibat penyegelan yang dilakukan pemilik lahan, mendapat dukungan DPRD Kaltara.

Itu dianggap merupakan salah satu solusi yang bisa dilakukan, mengingat hingga kini belum ada titik temu antara pemilik lahan dengan Pemkab Bulungan. Rencana pemindahan itu sendiri bakal dilakukan jika hingga akhir tahun ini tidak ada penyelesaian.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltara AR Rasyid meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara juga bisa ikut menyelesaikan permasalahan tersebut. Selain dipindahkan, dia menyatakan hanya ada ada dua solusi penyelesaian. Yakni, selesaikan masalah pembebasan lahannya atau sekolah tersebut ditutup dan dibangun gedung di lokasi baru.

“Kami beri batas waktu kepada Dinas Pendidikan harus selesai di akhir Desember ini. Tidak ada alasan, bagaimanapun teknisnya. Kalau tidak (selesai), tutup sama sekali sekolahnya dan bangunkan lagi,” tutur Rasyid, Selasa (12/12).

Dia menegaskan agar Disdikbud tidak hanya fokus pada lokasi SMAN 2 Tanjung Selor yang ada saat ini. Masih ada banyak lokasi lain yang bisa digunakan untuk membangun gedung baru. Yang terpenting, kata dia, permasalahan lahan ini bisa cepat diselesaikan dan tidak mengganggu proses belajar para siswa.

“Itu kan salah satu keteledoran kita, saling percaya. Seyogianya saat aset diserahkan dari kabupaten ke provinsi, salah satu yang harus diperiksa yang seperti itu (lahan). Jangan diserahkan hal yang masih menggantung, masih menyisakan permasalahan. Harusnya diselesaikan seluruhnya, baik de facto maupun de jure,” terangnya.

Politisi Partai NasDem ini mengatakan, sebenarnya permasalahan ini tidak terlalu besar, tapi juga tidak kecil, tinggal bagaimana keseriusan Disdikbud Kaltara juga terlibat dalam menyelesaikan dan mencarikan solusi. Pihaknya mengaku akan mendukung upaya yang dilakukan Disdikbud Kaltara. Kalau perlu, kata Rasyid, bisa saja dianggarkan penggantian lahan masyarakat yang ditempati SMAN 2.

“Tidak ada masalah. Tidak ada yang salah di sana. Yang salah kalau sudah pernah diganti, tapi diganti lagi. Sementara, kami dukung apa yang sudah disampaikan Asisten I (Pemprov Kaltara Sanusi) memindahkan kegiatan belajar di SMA 1,” ujarnya.

Namun, Rasyid menyatakan jika siswa SMAN 2 dipindahkan ke SMAN 1 Tanjung Selor, kemungkinan kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pada sore hari saja. Sebab, ruangan di SMAN 1 pun sudah penuh untuk kegiatan belajar siswa di sekolah yang terletak di Jalan Kolonel Soetadji itu.

“Kenapa saya tahu? Karena saya juga komite sekolah (SMAN 1) dan memang begitu kondisinya. Tapi intinya, baik siswa SMA 1 atau SMA 2 harus diberikan perlakuan yang sama,” ujarnya.

Sementara, anggota Komisi IV DPRD Kaltara lainnya, Effendi Djuprianto mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengambil manfaat yang terlalu besar dari permasalan lahan ini. Pasalnya, hal itu menyalahi perundang-undangan dan kondisi keuangan daerah yang sedang defisit.

Dia mengatakan, kasus ini menjadi contoh untuk pembangunan berikutnya karena pada saat pelaksanaanya memang ada kelemahan soal status lahan yang belum jelas. Untuk itu, saat ini sudah ditetapkan bahwa sebelum melakukan pembangunan harus ada sertifikat. Selain itu, juga harus mengacu pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

“NJOP harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Karena pemerintah tidak akan berani walaupun punya semangat untuk menyelesaikannya. Sehingga pembangunannya bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 14:47

KPU Bulungan Rekapitulasi Hasil Coklit

TANJUNG SELOR - Masa pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan petugas pendaftar pemilih (Pantarlih)…

Selasa, 22 Mei 2018 14:30

Pipa Induk Bocor, PDAM Tak Mengalir

TANJUNG SELOR - Kejadian paling menyebalkan saat kebutuhan air sedang tinggi, namun distribusi air justru…

Senin, 21 Mei 2018 14:54

Sempat Mangkrak, Pabrik Es Curah Beroperasi

TANJUNG SELOR – Meski sudah dibangun, pabrik es curah di Desa Mangkupadi, Tanjung Palas Timur…

Minggu, 20 Mei 2018 14:46

Desak Pembentukan PHI di Kaltara

TANJUNG SELOR – Penyelesaian sengketa tenaga kerja di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Samarinda…

Minggu, 20 Mei 2018 14:42

Warga Cuekin Imbauan Dishub

TANJUNG SELOR – Imbauan agar warga tidak memarkir kendaraannya hingga bermalam di areal parkir…

Minggu, 20 Mei 2018 14:37

22 Balon DPD Belum Penuhi Syarat

TANJUNG SELOR - Sesuai masa tahapan bagi bakal calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD), KPU Kaltara telah…

Jumat, 18 Mei 2018 14:26

RUED Kaltara Diterima DEN

TANJUNG SELOR - Dokumen Rencana Umum Kelistrikan Daerah (RUKD) dan Rencana Umum Energi Daerah (RUED)…

Jumat, 18 Mei 2018 14:12

Perketat Wilayah Perbatasan

MENGANTISIPASI masuknya teroris atau kelompok radikal, Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara memperketat…

Kamis, 17 Mei 2018 13:42

Perahu Kehabisan BBM, Warga Filipina Terdampar di Bunyu

TANJUNG SELOR – Lima warga negara Filipina ditemukan oleh nelayan terdampar di perairan Pulau…

Senin, 14 Mei 2018 12:41

Kerahkan Personel Jaga Gereja

AKSI bom bunuh diri di Surabaya dan kejadian di Mako Brimob Kelapa Dua Jakarta, juga disikapi Kapolres…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .