MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Rabu, 13 Desember 2017 12:29
Dewan Beri Dua Alternatif, Terkait Persoalan SMAN 2 Tanjung Selor
BELUM ADA PENYELESAIAN: Ruang kelas SMAN 2 Tanjung Selor yang disegel pemilik lahan, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Rencana Pemprov Kaltara memindahkan kegiatan belajar mengajar para pelajar SMAN 2 Tanjung Selor ke SMAN 1 akibat penyegelan yang dilakukan pemilik lahan, mendapat dukungan DPRD Kaltara.

Itu dianggap merupakan salah satu solusi yang bisa dilakukan, mengingat hingga kini belum ada titik temu antara pemilik lahan dengan Pemkab Bulungan. Rencana pemindahan itu sendiri bakal dilakukan jika hingga akhir tahun ini tidak ada penyelesaian.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltara AR Rasyid meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara juga bisa ikut menyelesaikan permasalahan tersebut. Selain dipindahkan, dia menyatakan hanya ada ada dua solusi penyelesaian. Yakni, selesaikan masalah pembebasan lahannya atau sekolah tersebut ditutup dan dibangun gedung di lokasi baru.

“Kami beri batas waktu kepada Dinas Pendidikan harus selesai di akhir Desember ini. Tidak ada alasan, bagaimanapun teknisnya. Kalau tidak (selesai), tutup sama sekali sekolahnya dan bangunkan lagi,” tutur Rasyid, Selasa (12/12).

Dia menegaskan agar Disdikbud tidak hanya fokus pada lokasi SMAN 2 Tanjung Selor yang ada saat ini. Masih ada banyak lokasi lain yang bisa digunakan untuk membangun gedung baru. Yang terpenting, kata dia, permasalahan lahan ini bisa cepat diselesaikan dan tidak mengganggu proses belajar para siswa.

“Itu kan salah satu keteledoran kita, saling percaya. Seyogianya saat aset diserahkan dari kabupaten ke provinsi, salah satu yang harus diperiksa yang seperti itu (lahan). Jangan diserahkan hal yang masih menggantung, masih menyisakan permasalahan. Harusnya diselesaikan seluruhnya, baik de facto maupun de jure,” terangnya.

Politisi Partai NasDem ini mengatakan, sebenarnya permasalahan ini tidak terlalu besar, tapi juga tidak kecil, tinggal bagaimana keseriusan Disdikbud Kaltara juga terlibat dalam menyelesaikan dan mencarikan solusi. Pihaknya mengaku akan mendukung upaya yang dilakukan Disdikbud Kaltara. Kalau perlu, kata Rasyid, bisa saja dianggarkan penggantian lahan masyarakat yang ditempati SMAN 2.

“Tidak ada masalah. Tidak ada yang salah di sana. Yang salah kalau sudah pernah diganti, tapi diganti lagi. Sementara, kami dukung apa yang sudah disampaikan Asisten I (Pemprov Kaltara Sanusi) memindahkan kegiatan belajar di SMA 1,” ujarnya.

Namun, Rasyid menyatakan jika siswa SMAN 2 dipindahkan ke SMAN 1 Tanjung Selor, kemungkinan kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pada sore hari saja. Sebab, ruangan di SMAN 1 pun sudah penuh untuk kegiatan belajar siswa di sekolah yang terletak di Jalan Kolonel Soetadji itu.

“Kenapa saya tahu? Karena saya juga komite sekolah (SMAN 1) dan memang begitu kondisinya. Tapi intinya, baik siswa SMA 1 atau SMA 2 harus diberikan perlakuan yang sama,” ujarnya.

Sementara, anggota Komisi IV DPRD Kaltara lainnya, Effendi Djuprianto mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengambil manfaat yang terlalu besar dari permasalan lahan ini. Pasalnya, hal itu menyalahi perundang-undangan dan kondisi keuangan daerah yang sedang defisit.

Dia mengatakan, kasus ini menjadi contoh untuk pembangunan berikutnya karena pada saat pelaksanaanya memang ada kelemahan soal status lahan yang belum jelas. Untuk itu, saat ini sudah ditetapkan bahwa sebelum melakukan pembangunan harus ada sertifikat. Selain itu, juga harus mengacu pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

“NJOP harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Karena pemerintah tidak akan berani walaupun punya semangat untuk menyelesaikannya. Sehingga pembangunannya bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:57

Mabes Polri Segera Tinjau Lokasi SPN

TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara menargetkan rencana pembangunan Sekolah Polisi…

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:54

Makan Kerupuk Bersama Sepanjang 750 Meter

MEMERIAHKAN - Masyarakat RT 53 Gang Kumis, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Tanjung Selor memeriakan Hari…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:19

Pendapatan Berkurang, Terpikir Jadi Nelayan

TANJUNG SELOR – Para motoris tambangan perahu yang menghubungkan Tanjung Palas dan Tanjung Selor…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:06

12 Kg Sabu-Sabu Diamankan lewat Nunukan

TANJUNG SELOR - Kepolisian bersama Bea Cukai Nunukan, sejak awal Agustus ini disibukkan dengan pengungkapan…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:02

Sanksi Bisa Pengurangan Insentif

GUBERNUR Kaltara Irianto Lambrie menanggapi terkait razia yang menjaring Aparatur Sipil Negara (ASN)…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:00

Anti KKN, Mulai dari Pelayanan Kesehatan

TARAKAN - Kasus korupsi sedang marak terjadi saat ini. Oleh karena itu, upaya-upaya agar terbebas dari…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:52

Terima Permohonan Gugatan DCS

TANJUNG SELOR – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalimantan Utara, telah menerima dua permohonan…

Kamis, 16 Agustus 2018 15:04

Penertiban PKL Tunggu Instruksi Bupati

TANJUNG SELOR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bulungan akan melakukan penertipan pedagang…

Kamis, 16 Agustus 2018 15:03

Waspada Bahan Kimia pada Makanan

TANJUNG SELOR - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kaltim bersama Dinas Perindustrian Perdagangan…

Kamis, 16 Agustus 2018 14:55

Lima Tenaga Kesahatan Teladan Wakili Kaltara

TANJUNG SELOR - Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltara akan mengirimkan 5 orang terpilih sebagai tenaga kesehatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .