MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 13 Desember 2017 12:27
Sidang Kasus Pembunuhan Diwarnai Keributan
DIJAGA KETAT: Aparat kepolisian mengawal ketat sidang kasus penikaman yang mengakibatkan tewasnya MI di PN Tarakan, Selasa (12/12).

PROKAL.CO, TARAKAN – Suasana di salah satu ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Selasa (12/12), sempat memanas karena aksi protes dari puluhan keluarga korban kasus penikaman.

Sidang dengan terdakwa Muhammad Nur, kemarin, merupakan sidang perdana kasus penikaman yang menewaskan MI di sekitar Jalan Wijaya Kesuma, Juni lalu.

Sidang itu sedianya mendengarkan dakwaan. Namun, urung terlaksana setelah penasihat hukum (PH) yang ditunjuk majelis hakim menolak mendampingi terdakwa di persidangan.

Memanasnya suasana persidangan yang dipimpin Christo E.N Sitorus ini sudah terlihat sejak awal. Salah satu pengunjung bahkan melemparkan botol kaca kecil ke arah terdakwa, karena kesal. Namun, mengenai meja majelis hakim sehingga pecah. 

Akhirnya, pimpinan sidang meminta pengawalan aparat kepolisian yang lebih banyak untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan, terutama kepada terdakwa. Sidang pun tetap berjalan dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Namun, saat sidang selesai dan terdakwa hendak memasuki mobil tahanan Kejaksaan Negeri Tarakan, salah satu pengunjung sempat memukul terdakwa, namun berhasil dilerai aparat yang melakukan penjagaan.

Sidang juga sempat diskors 10 menit untuk memanggil PH agar bisa mendampingi terdakwa. Namun, dari 3 PH di PN Tarakan, hanya ada satu saja yang hadir. Dan, ia pun menolak masuk ke ruang sidang.

“Menurut laporan panitera pengganti tadi, PH tidak bersedia. Padahal, sidang ini tidak main-main, karena ancaman hukumannya mati atau seumur hidup. Jadi, harus didampingi PH. Dakwaan tidak bisa dibacakan karena terdakwa tidak didampingi PH,” ujar Christo saat di persidangan.

Solusinya, PN Tarakan akan menyurati Pengurus Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) dan Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang ada di Tarakan maupun Pos Bantuan Hukum (Posbakum) yang ada di PN Tarakan, karena tidak ada PH mau mendampingi terdakwa.

Persidangan akhirnya ditunda hingga Selasa (19/12) pekan depan. Masih dengan agenda mendengarkan dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU).

Usai sidang, Christo yang juga Humas PN Tarakan menuturkan, jika solusi itu masih juga diacuhkan, maka pihaknya akan menyurati pengurus Peradi dan KAI di Samarinda atau ke Jakarta. (mrs/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:52

Longsor di Jalan Lingkar Sebatik, Ancam Keselamatan Warga, Belum Ada Penanganan

SEBATIK BARAT – Kondisi jalan lingkar Sebatik, tepatnya di Bukit Menangis RT 06 Desa Bambangan,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:49

Bangkitkan Semangat Nasionalime di Tengah Keterbatasan

Lima tahun sudah sekolah tapal batas Darul Furqon hadir di Sebatik Tengah. Keberadaannya mampu memberikan…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:58

Bangun Laboratorium Uji Mutu

TANJUNG SELOR - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (Disperindagkop…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:50

Bentuk Desa Tangguh Bencana

TANJUNG SELOR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara mempunyai program membuat desa tangguh…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:38

Gelar Upacara di Sekolah Tapal Batas

Semarak Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tidak hanya dirasakan masyarakat perkotaan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 14:45

Berkas Laka Speedboat Belum Lengkap

BERKAS kasus kecelakaan laut Speedboat Harapan Baru, belum sepenuhnya diserahkan ke Kejaksaan Negeri…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:46

Sempat Jual Sapi, Kini Punya Belasan Kapal LCT

Meraih kesuksesan pasti melalui proses. Begitupun yang dualami Jupri Budiman Pahit dan manis menjalani…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:43

Capaian Imunisasi MR 21,68 Persen

TANJUNG SELOR - Meski pemberian vaksin Measles Rubella (MR) masih menuai pro kontra di kalangan masyarakat…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:39

Sertifikasi Halal sambil Jalan

PRO dan kontra yang terjadi akibat vaksin imunisasi Measles Rubella (MR) menimbulkan keresahan bagi…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:51

Satu Kepala OPD Terjaring Razia Satpol PP

TANJUNG SELOR – Penekanan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie agar PNS maupun pegawai tidak tetap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .