MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 13 Desember 2017 12:27
Sidang Kasus Pembunuhan Diwarnai Keributan
DIJAGA KETAT: Aparat kepolisian mengawal ketat sidang kasus penikaman yang mengakibatkan tewasnya MI di PN Tarakan, Selasa (12/12).

PROKAL.CO, TARAKAN – Suasana di salah satu ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Selasa (12/12), sempat memanas karena aksi protes dari puluhan keluarga korban kasus penikaman.

Sidang dengan terdakwa Muhammad Nur, kemarin, merupakan sidang perdana kasus penikaman yang menewaskan MI di sekitar Jalan Wijaya Kesuma, Juni lalu.

Sidang itu sedianya mendengarkan dakwaan. Namun, urung terlaksana setelah penasihat hukum (PH) yang ditunjuk majelis hakim menolak mendampingi terdakwa di persidangan.

Memanasnya suasana persidangan yang dipimpin Christo E.N Sitorus ini sudah terlihat sejak awal. Salah satu pengunjung bahkan melemparkan botol kaca kecil ke arah terdakwa, karena kesal. Namun, mengenai meja majelis hakim sehingga pecah. 

Akhirnya, pimpinan sidang meminta pengawalan aparat kepolisian yang lebih banyak untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan, terutama kepada terdakwa. Sidang pun tetap berjalan dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Namun, saat sidang selesai dan terdakwa hendak memasuki mobil tahanan Kejaksaan Negeri Tarakan, salah satu pengunjung sempat memukul terdakwa, namun berhasil dilerai aparat yang melakukan penjagaan.

Sidang juga sempat diskors 10 menit untuk memanggil PH agar bisa mendampingi terdakwa. Namun, dari 3 PH di PN Tarakan, hanya ada satu saja yang hadir. Dan, ia pun menolak masuk ke ruang sidang.

“Menurut laporan panitera pengganti tadi, PH tidak bersedia. Padahal, sidang ini tidak main-main, karena ancaman hukumannya mati atau seumur hidup. Jadi, harus didampingi PH. Dakwaan tidak bisa dibacakan karena terdakwa tidak didampingi PH,” ujar Christo saat di persidangan.

Solusinya, PN Tarakan akan menyurati Pengurus Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) dan Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang ada di Tarakan maupun Pos Bantuan Hukum (Posbakum) yang ada di PN Tarakan, karena tidak ada PH mau mendampingi terdakwa.

Persidangan akhirnya ditunda hingga Selasa (19/12) pekan depan. Masih dengan agenda mendengarkan dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU).

Usai sidang, Christo yang juga Humas PN Tarakan menuturkan, jika solusi itu masih juga diacuhkan, maka pihaknya akan menyurati pengurus Peradi dan KAI di Samarinda atau ke Jakarta. (mrs/fen)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 11:52

ESDM Target Selesai Dua Bulan

TANJUNG SELOR – Dewan Energi Nasional (DEN) sudah memberikan deadline atau tenggat waktu kepada…

Selasa, 20 Februari 2018 11:42

DPR Awasi PLTU Gunung Seriang

TARAKAN – Anggota Komisi VII DPR RI asal Kaltara, Ary Yusnita menegaskan akan terus memantau pembangunan…

Selasa, 20 Februari 2018 11:34

Ganti Rugi Kembali Dibahas

WAKIL Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan lahan yang akan dibangun pembangkit listrik tenaga…

Senin, 19 Februari 2018 12:25

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

TANJUNG SELOR – Menyusul percepatan realisasi pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B Provinsi Kaltara…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Senin, 19 Februari 2018 10:52

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

TANJUNG SELOR – Penjualan Albothyl masih terdapat di sejumlah apotek di Tanjung Selor, Bulungan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:50

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie ke Pulau Sebatik, Nunukan, Kamis…

Minggu, 18 Februari 2018 14:05

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

TANJUNG SELOR - Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan jaringan listrik yang hingga…

Minggu, 18 Februari 2018 14:03

Parpol Diminta Lengkapi Laporan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah menganggarkan dana bantuan untuk partai politik (banpol)…

Minggu, 18 Februari 2018 14:02

Banjir Rendam Dua Desa

TANJUNG SELOR - Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Kabupeten Bulungan sejak beberapa hari…

Wali Kota Tarakan Bisa Dicopot, Jika Tak Mau Mengalihkan Tiga UPTD Perikanan

Penetapan NIK Ditarget Pekan Ini, Ishak: Semua Tergantung BKN

Kapolres Tegaskan Murni Kecelakaan

Diskes dan Polisi Masih Tunggu Hasil Lab

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

Banjir Rendam Dua Desa

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

Pembenahan Gudang Farmasi Kaltara, Ditargetkan Rampung Sepekan

Rela Antre demi Dokter Spesialis

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .