MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Selasa, 12 Desember 2017 12:28
Cakupan JKN Belum Capai Target

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemerintah pusat berkomitmen dalam upaya cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Itu tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Menjamin keberlangsungan program JKN yang merupakan program strategis nasional dan untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta JKN, maka diinstruksikan kepada beberapa menteri. Di antaranya Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Menteri Badan Usaha Milik Negara, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Komunikasi dan Informatika. Termasuk para kepala daerah, baik gubernur, bupati dan wali kota.

Sesuai instruksi presiden, maka kementerian yang terlibat untuk mengambil langkah sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing guna menjamin keberlangsungan dan peningkatan kualitas pelayanan bagi peserta JKN.

Masing-masing kementerian memiliki peranan dalam cakupan JKN tersebut. Seperti Menkes dengan mengkaji dan menyempurnakan sistem pembayaran bagi penyakit katastropik, menjamin ketersediaan sarana dan prasarana serta sumber daya manusia pada fasilitas kesehatan bersama pemerintah daerah, TNI/Polri dan swasta.

Untuk Menteri Dalam Negeri, meningkatkan pembinaan dan pengawasan kepada gubernur, bupati dan wali kota dalam pelaksanaan program JKN. Selain itu, memastikan para kepala daerah mengalokasikan anggaran dalam mendukung pelaksanaan program JKN. Termasuk menyediakan data penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk dapat dimanfaatkan sebagai data kepesertaan JKN.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Titus Sri Hardianto mengatakan, adanya instruksi presiden itu tinggal bagaimana pemerintah dalam menyikapinya. Sebagaimana peran pemerintah daerah dalam menyehatkan warganya, khususnya dengan adanya program JKN. “JKN akan mencapai 100 persen pada tahun kelima. Karena pada tahun ini masih memasuki tahun keempat. Maka idealnya cakupan peserta JKN minimal sudah 80 persen,” ujarnya, kemarin (11/12).

BPJS Kesehatan pun telah merilis data masing-masing kabupaten dan kota yang ada di Kaltara dengan melihat jumlah penduduk dan penerima bantuan iuran (PBI). Baik yang bersumber dari APBN maupun APBD. Berdasarkan data, Tarakan memiliki jumlah penduduk yang cukup banyak ada 247.265 jiwa. (Selengkapnya lihat infografis).

Titus mengaku untuk cakupan jumlah peserta JKN di Kaltara belum capai target. Yang menentukan target bagi peserta JKN merupakan kewenangan pemerintah pusat. “Kami BPJS cabang hanya selaku operator,” imbuhnya.

Untuk merealisasikan program JKN tersebut, BPJS Kesehatan mengalami kendala. Itu dikarenakan kesadaran masyarakat yang masih kurang dan peran pemerintah daerah belum optimal. Dia mengharapkan agar program JKN ini dapat memenuhi target pemerintah pusat dalam pelaksanaan tahun depan. Inpres berlaku sampai dengan 31 Desember 2018. (uno/fen)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 15:27

Videotron Digelontor Rp 150 Juta

TANJUNG SELOR - Videotron yang berada di sudut Jalan Katamso dan kawasan Telur Pecah akan difungsikan.…

Senin, 22 Oktober 2018 14:37

Harus Fokus untuk Capai RPJMD

TANJUNG SELOR – Defisit anggaran yang melanda kabupaten/kota di Kalimantan Utara, turut berdampak…

Senin, 22 Oktober 2018 13:21

Programkan Sekolah Berasrama di Perbatasan

TANJUNG SELOR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara memiliki kewenangan untuk tingkat…

Senin, 22 Oktober 2018 13:19

Sulit Cari Lowongan untuk Lulusan S-1

TARAKAN – Bursa kerja atau job fair yang setiap tahun digelar Pemkot Tarakan, masih belum bisa…

Senin, 22 Oktober 2018 13:17

Dua Lapter Diusulkan ke Pusat

TANJUNG SELOR - Setelah menunggu verifikasi dari otoritas bandara, lapangan terbang di Long Layu dan…

Senin, 22 Oktober 2018 13:11

Akasia Dominasi HTI di Kaltara

TANJUNG SELOR – Hutan tanaman industri (HTI) yang ada di Kalimantan Utara berfungsi memproduksi…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:55

Utamakan Program Literasi di Desa

TANJUNG SELOR – Program literasi akan difokuskan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:54

Pasar Jelarai Ditarget Awal 2019

TANJUNG SELOR – Pasar tradisional yang dibangun di Desa Jelarai, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan,…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:40

Investasi Berdampak ke PAD

TANJUNG SELOR – Kepala Bidang Promosi dan Kerja Sama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:19

PAD dari Pasar Sulit Terealisasi, Ini Alasannya

TANJUNG SELOR – Target pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi maupun biaya sewa tempat di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .