MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Selasa, 12 Desember 2017 12:23
Penyusunan Dapil Tunggu DAK2

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sejumlah partai politik (Parpol) calon peserta pemilu pada 2019 mendatang mengikuti rapat kerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan, kemarin (11/12). Rapat tersebut terkait penyusunan penataan daerah pemilihan atau dapil dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten Bulungan.

Sekretaris Jenderal DPD Partai Golkar Bulungan Heru Rachmady mengatakan, dalam rapat kerja ini ada hal prinsip yang dikeluarkan KPU. Termasuk salah satunya menyangkut kondisi letak geografis yang jadi pertimbangan. Apalagi, tiap kecamatan ini jarak tempuhnya berbeda-beda seperti Kecamatan Bunyu.

“Untuk mencapai ke Kecamatan Bunyu dibutuhkan transportasi air. Inilah yang perlu dipertimbangkan KPU,” ujarnya.

Menurut dia, penyusunan penataan dapil pada pemilu sebelumnya sudah sangat bagus. Namun, ingin memudahkan bagi parpol agar cost politik tidak terlalu tinggi. Maka, dapil yang berjauhan bisa didekatkan. Usulan agar penambahan dapil bisa direalisasikan.

Meskipun demikian, lanjutnya, tetap menunggu Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2) dikeluarkan. Karena menyangkut jumlah penduduk dan kursi anggota tiap dapil. Yang menjadi kendala bagi parpol, terkait jarak untuk tiap dapil. Semisal, untuk Kecamatan Bunyu dan Tanjung Palas Timur bisa dijadikan satu. Guna memudahkan jangkauan dan menekan cost politik.

Sementara itu, persoalan dapil tentu bagi parpol baru harus mempersiapkan diri. Ketua DPD Perindo Bulunga Henra Adi Djaya mengatakan, bagi parpol yang lama memiliki basis di tiap dapil. Apalagi parpol tersebut cenderung mempertahankan basis di tiap dapil. Namun, Partai Perindo untuk menyerap suara di tiap dapil, akan turun ke lapangan di tingkat kecamatan.

“Kita sudah membentuk di tiap kecamatan yang ada. Bahkan menyarankan membentuk ketua ranting. Mau tidak mau kita juga harus siap untuk penguatan di tiap dapil agar merata,” ungkapnya.

Di lain pihak, Ketua DPC PDI Perjuangan Bulungan Hamka mengungkapkan, rapat kerja kali ini membahas penyusunan dapil dan alokasi kursi. Tetapi hal itu belum bisa dilakukan karena menunggu dikeluarkannya DAK2. Hamka tak ingin memberikan tanggapan lebih jauh, sebelum adanya DAK2 tersebut.

“Januari sudah proses penyusunan dapil. Letak geografis yang perlu jadi pertimbangan, termasuk penambahan jumlah penduduk,” terangnya. Dia juga mengatakan, berkeinginan agar Kecamatan Tanjung Selor ada dapil sendiri dengan melihat jumlah penduduk saat ini.

Di lain pihak, Ketua KPU Bulungan Erry Sonley mengakui usulan adanya penambahan dapil tidak menjadi masalah. Namun, penyusunan penataan dapil sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan memperhatikan tujuh prinsip yang sudah ditetapkan.

Ketujuh prinsip tersebut mencakup kesetaraan suara, ketaatan pada sistem pemilu yang proporsional, proporsionalitas, coterminus, kohesivitas, integralitas wilayah dan kesinambungan dengan pemilu sebelumnya.

“Usul dan rekomendasi boleh saja, tapi ada pertimbangan lainnya tentang penyusunan dapil. Januari mulai dapil disusun, usulan parpol nanti akan disampaikan secara resmi,” jelasnya.

Pada rapat kerja yang dilaksanakan, lanjutnya, untuk berikan pemahaman dalam penyusunan penataan dapil. Ketika ada dapil yang memiliki jangkauan jauh, bisa saja digabungkan. Asalkan memenuhi persyaratan dalam penyusunan penataan dapil.

Bahkan ada wacana agar dapil I yang merupakan Kecamatan Tanjung Selor bisa digabungkan Tanjung Palas Timur. Karena masih berada di satu wilayah daratan dan menyambung ke kecamatan lainnya. Untuk mengetahuinya DAK2 bisa dikeluarkan sebagai dasar penyusunan dapil. (uno/fen)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 15:27

Videotron Digelontor Rp 150 Juta

TANJUNG SELOR - Videotron yang berada di sudut Jalan Katamso dan kawasan Telur Pecah akan difungsikan.…

Senin, 22 Oktober 2018 14:37

Harus Fokus untuk Capai RPJMD

TANJUNG SELOR – Defisit anggaran yang melanda kabupaten/kota di Kalimantan Utara, turut berdampak…

Senin, 22 Oktober 2018 13:21

Programkan Sekolah Berasrama di Perbatasan

TANJUNG SELOR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara memiliki kewenangan untuk tingkat…

Senin, 22 Oktober 2018 13:19

Sulit Cari Lowongan untuk Lulusan S-1

TARAKAN – Bursa kerja atau job fair yang setiap tahun digelar Pemkot Tarakan, masih belum bisa…

Senin, 22 Oktober 2018 13:17

Dua Lapter Diusulkan ke Pusat

TANJUNG SELOR - Setelah menunggu verifikasi dari otoritas bandara, lapangan terbang di Long Layu dan…

Senin, 22 Oktober 2018 13:11

Akasia Dominasi HTI di Kaltara

TANJUNG SELOR – Hutan tanaman industri (HTI) yang ada di Kalimantan Utara berfungsi memproduksi…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:19

Penderita ISPA Mencapai 9.828 Orang

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan Bulungan mencatat 10 penyakit paling banyak diderita warga, baik…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:10

POPM Masih 72 Persen

TANJUNG SELOR – Pemberian obat pencegaha massal (POPM) kaki gajah atau filariasis yang dimulai…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:23

30 Persen Balita Pendek di Daerah Tertinggal

TANJUNG SELOR – Kepala Bidang Sosial, Budaya dan Pemerintahan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:55

Utamakan Program Literasi di Desa

TANJUNG SELOR – Program literasi akan difokuskan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .