MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 12 Desember 2017 12:20
Penjual Obat Jadi Tersangka Kasus Pembuangan Janin
EVAKUASI: Tersangka kasus pembuangan janin di Juwata Kerikil bertambah. Yakni seorang penjual obat berinisial B.

PROKAL.CO, TARAKAN – Pihak kepolisian kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus pembuangan janin di tepi sungai Bengawan Kelurahan Juwata Kerikil,  Kecamatan Tarakan Utara.

Adalah penjual obat beinisial B yang menjadi tersangka ketiga, selain IR dan AR. Penetapan tersangka itu diungkapkan Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Kasat Reskrim AKP Choirul Yusuf, Senin (11/12).

Dikatakan, penetapan B sebagai tersangka dilakukan sehari setelah penangkapan IR dan AR. “Pasalnya sama dengan dua tersangka, tapi dijunctokan dengan Pasal 56 KUHP. Karena yang bersangkutan memberikan peluang terhadap pelaku untuk bisa menggugurkan kandungan,” ujar Choirul kepada awak media.

Selain menjual jamu kepada IR, B juga memberikan obat jenis pil untuk menggugurkan kandungan. Kepada polisi, kata Choriul, B mengaku telah menjual jamu dan pil penggugur kandungan kepada IR dan AR dengan harga Rp 100 ribu. Sedangkan yang dibeli sebanyak 3 butir obat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, pil yang dijual B tidak memiliki register atau terdaftar di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Sedangkan untuk jamu yang diminum IR, Choirul memastikan tidak ada masalah, karena terdaftar di BPOM. Ketika diperiksa penyidik, B sendiri enggan membocorkan darimana ia bisa mendapatkan pil untuk mengugurkan kandungan.

“Sampai sekarang tidak mau mengaku, alasannya cuma dapat dari sales, tapi dia ngakunya tidak kenal. Kemasannya seperti obat biasa, ada kita sita juga sisanya. Seingat saya 4 biji dan ada lagi satu obat lain yang beda merek satu kotak untuk kita jadikan barang bukti,” bebernya.

Diduga, dengan cara memimum pil itulah IR membunuh janin dalam perutnya yang masih berusia 4 bulan. Bersama dengan teman mesranya, AR, janin tersebut kemudian dibuang ke tepi sungai yang melintas di jembatan Jalan AP Iskandar, Kelurahan Juwata Kerikil.

Kepada polisi, kata Choirul, IR tetap mengaku bahwa ia melakukan sendiri saat mengeluarkan jenazah janin tersebut dari perutnya tanpa dibantu orang lain.

“Jumat (1/12) malam itu IR mengeluarkan bayinya. Setelah dibungkus seprai baru diberikan ke AR untuk dibuang malam itu juga dan ditemukan hari Sabtu,” ungkapnya.

Sedangkan dari pengakuan AR yang dibeberkan kepada polisi, janin tersebut sengaja dibuang ke sungai dengan harapan bisa hanyut dan terbawa arus. AR pun mengaku membuangnya dengan cara melempar hingga jatuh ke tepi sungai, setelah sebelumnya dibungkus menggunakan selimut dan kaos yang akhirnya menjadi salah satu bukti kunci mengungkap siapa pelaku sebenarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Minggu, 22 Juli 2018 11:08

CJH Kaltara Hanya Satu Kloter

TANJUNG SELOR - Jadwal keberangkatan calon jamaah haji (CJH) Kaltara telah ditentukan, pada 9 Agustus…

Minggu, 22 Juli 2018 11:04

Butuh Keseriusan, Punya Hak yang Sama

Pemerataan pendidikan menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung tuntas bagi pemerintah. Tidak hanya bagi…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:57

Spanduk Selamat Datang Jadi Korban Angin Kencang

DALAM 3 hari mendatang Tarakan akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:51

Bocah 9 Tahun Hilang Empat Hari

TANJUNG SELOR - Seorang bocah bernama Bayu, 9 tahun, dilaporkan hilang di hutan di Desa Labuk, Kecamatan…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:41

Pengaturan Lalu Lintas Sudah Matang

PELAKSANAAN Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tinggal…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:38

Mendagri Hadiri Rakernas Apeksi

TARAKAN – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Thjahjo Kumolo dijadwalkan hadir sekaligus membuka Rapat…

Jumat, 20 Juli 2018 13:17

Seorang PNS Diduga Nge-Grab

KEBERADAAN layanan jasa transportasi berbasis online, Grab, di satu sisi mengancam pendapatan sopir…

Jumat, 20 Juli 2018 13:10

Ikuti Regulasi atau Tidak Boleh Beroperasi

TARAKAN – Kontroversi terhadap kehadiran layanan jasa transportasi berbasis online, Grab, terutama…

Jumat, 20 Juli 2018 13:03

Terhambat Bahasa Daerah, Tembus Pedalaman Kaltara

Berlawal dari keprihatinan terhadap rendahnya tingkat membaca anak-anak di Kaltara, segelintir anak…

Kamis, 19 Juli 2018 01:56

Korsleting Listrik, Api Bakar Atap Rumah

TANJUNG SELOR - Rumah milik Petlen, 59 tahun, yang berada di Jalan Perdamaian RT 79 Kelurahan Tanjung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .