MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Senin, 11 Desember 2017 10:19
Gubernur Instruksikan Kepala OPD Jemput Bola

Akan Konfirmasi Janji Rp 1 Triliun dari Kemenhub

TAGIH JANJI: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menemui Menhub Budi Karya Sumadi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Menyikapi masih kecilnya nilai dana alokasi khusus (DAK) ke Kalimantan Utara (Kaltara) pada 2018, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie akan melakukan upaya ke pusat melalui kementerian terkait. Utamanya ke kementerian yang sudah menjanjikan siap mengucurkan dana ke Kaltara.

Salah satunya, kata Gubernur dalam rapat bersama staf, beberapa waktu lalu, adalah akan mengonfirmasi kembali ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menjanjikan siap mengalokasikan anggaran Rp 1 triliun guna menopang infrastruktur perhubungan di Bumi Benuanta -sebutan Provinsi Kaltara.

Gubernur mengatakan, sesuai yang disampaikan oleh Kemenhub, alokasi anggaran tersebut di antaranya adalah untuk pembangunan sejumlah bandara di Kaltara. Utamanya yang menjadi prioritas perbaikan bandara di perbatasan dan usulan pembangunan bandara perintis di Lumbis Ogong.

“Termasuk pemantapan penyelesaian pembangunan bandara yang sudah berjalan di Kaltara. Seperti Bandara Tanjung Harapan (Tanjung Selor), Bandara Juwata Tarakan, Bandara Nunukan dan di kawasan perbatasan,” kata Irianto.

Selain untuk pembangunan sarana perhubungan udara, alokasi anggaran yang dijanjikan tersebut, juga akan dipergunakan untuk pengembangan infrastruktur di bidang kelautan. Yaitu pengembangan beberapa dermaga dan pelabuhan di Kaltara.

Secara umum, lanjut Irianto, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah mengungkapkan usulan Kaltara akan dimasukkan di APBN 2018. “Termasuk pembangunan pelabuhan Pesawan di Tanjung Selor, dermaga di perbatasan dan keselamatan lalu lintas. Ini semua nanti akan kita konfirmasi kembali ke Kemenhub. Karena secara umum, Menhub juga mengungkapkan telah dimasukkan untuk tahun 2018,” jelas Irianto.

Tak hanya ke Kemenhub, Gubernur juga menginstruksikan kepada para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk jemput bola ke kementerian terkait agar bisa menambah DAK. Tidak hanya tingkat kementerian dan lembaga, OPD terkait juga harus rajin berkomunikasi dengan Komisi I DPR RI yang menangani sistem penganggaran.

“Karena selain kementerian, keputusan DAK ada di mereka (DPR),” sebutnya.

Ditegaskan Gubernur, di samping berjuang untuk mendapatkan tambahan anggaran, OPD yang bersangkutan harus bisa meyakinkan bahwa mereka bisa melaksanakan kegiatan yang nantinya didanai melalui DAK. Selain juga harus memenuhi persyaratan-persyaratan yang diperlukan. Artinya, jika tidak cepat dalam memenuhi persyaratan yang ditentukan, DAK pun bisa tidak dicairkan.

“Kita juga perlu berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan. OPD yang bersangkutan sebagai pelaksana, kalau dia tidak bisa cepat memenuhi persyaratan yang diperuntukkan untuk pencairan DAK, bisa jadi tidak dicairkan,” kata Irianto.

Ditambahkan, misalnya, kinerja yang dilakukan tidak sesuai target yang diberikan. Tentu, OPD yang bersangkutan akan mendapatkan sanksi, salah satunya adalah pengurangan DAK. “Dan, itu juga akan menjadi bahan evaluasi saya selaku kepala daerah,” sebut Gubernur.

Seperti diketahui, meski mengalami kenaikan dibanding 2017, DAK fisik yang akan diterima oleh Kaltara pada 2018 diprediksi masih belum terlalu signifikan. Informasi yang diperoleh, DAK fisik yang digelontorkan pemerintah bagi Kaltara pada 2018 mencapai Rp 188,96 miliar. Jumlah DAK fisik tersebut meningkat dibandingkan 2017 yang tercatat hanya RP 144,74 miliar.

Sementara itu, berdasarkan DIPA Kaltara 2018 yang diterima Gubernur, beberapa hari lalu, dana transfer ke Kaltara juga naik dibandingkan 2017. Berdasarkan rekapitulasi alokasi dana transfer dan dana desa yang tertuang pada DIPA 2018, se-Kaltara menerima dana sebesar Rp 6,338 triliun atau meningkat sekitar Rp 160 miliar dibandingkan nilai DIPA 2017 yang senilai Rp 6,17 triliun. (humas)


BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2018 14:01

Salut Budaya dan Semangat Gotong Royong Dayak Tahol

Desa Libang, Kecamatan Lumbis merupakan persinggahan terakhir Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:58

Kaltara Dapat Bantuan 100 Unit Komputer

TANJUNG SELOR – Guna memaksimalkan pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) pada seleksi CPNS…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:31

Kaltara Pertama Selesaikan PPKD

JAKARTA - Kalimantan Utara (Kaltara) pantas berbangga. Sebagai provinsi termuda, mampu menyelesaikan…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:30

Serukan Tertib Administrasi dan Program Bantuan Perumahan

Tiba di Dermaga Sungai Ular, Kecamatan Seimenggaris, Sabtu (13/7), sekitar pukul 8 pagi. Gubernur Kaltara…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:29

Santri Harus Jadi Perekat dan Pemersatu Bangsa

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara H Udin Hianggio memimpin upacara peringatan…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:27

Insentif Guru Harus Segera Disalurkan

JAKARTA – Bantuan keuangan (Bankeu) khusus yang disalurkan Pemprov Kalimantan Utara bagi pendidik…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:37

Sinergi Pusat dan Daerah Bangun Konektivitas

TANJUNG SELOR – Sinergi antara pemerintah daerah dengan pusat mendorong percepatan terbangunnya…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:34

Gubernur Minta Dana Desa Dioptimalkan

TARAKAN – Optimalisasi pemanfaatan dana desa harus dilakukan pada 4 program prioritas pembangunan…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:32
0

37 ASN Ikut Ujian Dinas

TANJUNG SELOR – Untuk meningkatkan kualitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemprov Kaltara,…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:27

Resmikan Warung Kamtibmas, Beri Resep Menjadi yang Terdepan

 atau tapal batas Indonesia-Malaysia di Kalimantan Utara (Kaltara), salah satu lokasi yang terdekat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .