MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 09 Desember 2017 12:56
Baru Berusia 22 Tahun, Selesaikan S-2 Hanya Delapan Bulan

Arkanata, Putra Bungsu Gubernur Kaltara Peraih Cum Laude

BIKIN BANGGA: Arkanata Akram (tengah) didampingi kedua orangtuanya, Irianto Lambrie dan Rita Ratina, Jumat (8/12).

PROKAL.CO, Arkanata Akram, putra bungsu Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, membuktikan keseriusannya dalam menempuh pendidikan. Itu dibuktikannya dengan kembali meraih predikat cum laude.

 

GUBERNUR Kaltara Irianto Lambrie dan istri, Rita Ratina kembali berbahagia. Putra bungsunya yang kembali melanjutkan pendidikan ke jenjang S-2 di University of Queensland, Brisbane, Australia, diwisuda, Jumat (8/12).

Nata –sapaan akrab Arkanata Akram- yang mengambil jurusan teknik kimia, bahkan kembali meraih predikat cum laude. Saat menyelesaikan studi S-1 di universitas yang sama, Nata juga meraih predikat cum laude.

Usianya pun masih terbilang sangat muda dengan gelar master. Saat ini Nata berusia 22 tahun. Selain itu, dia juga mampu menyelesaikan studinya hanya dalam waktu 8 bulan.

“Alhamdulillahirrabbil alamiin -segala puji dan syukur ke Hadirat Allah Tuhan semesta alam, Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang; pada hari Jum'at, 8 Desember 2017, putra bungsu saya, Arkanata Akram (Nata, 22 tahun) telah diwisuda/lulus S2 di Fakultas Teknik-Jurusan Teknik Kimia Queensland University (UQ), Brisbane-Australia; ia berhak menyandang gelar Master Engineering Science (M.Eng.Sc), dengan predikat cum laude dan mampu menyelesaikan studi masternya dalam jangka waktu 8 bulan," tulis Irianto di akun Facebook-nya, kemarin.

Dia juga menyampaikan University of Queensland merupakan universitas ternama di Australia yang masuk jajaran 50 universitas terbaik di dunia. Univeritas itu juga merupakan10 universitas terbaik di Asia Pasifik dan nomor 2 terbaik di Australia, setelah Australian National University (ANU).

University of Queensland telah meluluskan 250.000 orang alumni yang tersebar di berbagai negara. Saat ini, jumlah mahasiswanya tercatat mencapai 50.200 orang. Dimana 16.400 orang di antaranya merupakan mahasiswa asing, terutama dari RRT (Republik Rakyat Tiongkok).

“Pada saat wisuda tersebut, sebagian besar yang diwisuda, baik S1 dan S2 maupun S3, sebagian besar berasal dari RRT (dengan usia rata-rata masih muda, berkisar 23 - 30 tahun). Melihat ini, pepatah yang mengatakan, belajarlah dari China (Tiongkok) adalah benar,” ujarnya yang saat wisuda putra bungsung ikut mendampingi bersama sang istri, Rita Ratina.

Dengan predikat cumlaude dan menyelesaikan studi dalam waktu singkat, Nata membuktikan bahwa putra Indonesia mampu bersaing dengan putra bangsa dan negara lain, termasuk Tiongkok dan Australia.

“Sebagai orangtua saya merasa bangga dan sangat bersyukur memiliki anak seperti Nata. Dia adalah anak yang pekerja keras, belajar siang malam dengan penuh kesungguhan, ulet dan tabah," tambahnya.

Irianto mengatakan, di sela-sela mendampingi wisuda anaknya, dirinya berkesempatan berdiskusi dan berfoto dengan Prof Dr Duong Do, pembimbing tesis Arkanata Akram. "Beliau adalah kelahiran Vietnam dan sudah menjadi warga negara Australia, guru besar senior di Mechanical and Mining Engineering Department Queensland University (UQ), dengan spesialisasi Chemical Engineering. Beliau merupakan salah seorang ahli teknik kimia kelas dunia dan banyak menulis buku teknik kimia yang menjadi text book atau acuan di Fakultas Teknik Kimia di dunia, termasuk di Indonesia," paparnya.

Ditambahkan, banyak masukan dan ilmu yang diperoleh dari diskusi yang dilakukannya dengan Prof Duong Do. Dari pengalaman yang dibagikan, nantinya bisa memberikan banyak manfaat, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. (*/fen)


BACA JUGA

Senin, 23 Juli 2018 12:24

Tak Ada Tanda Kekerasan, Mayat Tanpa Identitas Dikebumikan

TANJUNG SELOR - Untuk mendalami penemuan mayat tanpa identitas, Polres Bulungan melakukan autopsi menggandeng…

Senin, 23 Juli 2018 12:16

Karena Putus Asa, Sering Terserang ISPA dan Gangguan Pencernaan

Bagi masyarakat umum sampah adalah benda menjijikan. Sumber penyakit. Pandangan itu tidak berlaku bagi…

Minggu, 22 Juli 2018 11:08

CJH Kaltara Hanya Satu Kloter

TANJUNG SELOR - Jadwal keberangkatan calon jamaah haji (CJH) Kaltara telah ditentukan, pada 9 Agustus…

Minggu, 22 Juli 2018 11:04

Butuh Keseriusan, Punya Hak yang Sama

Pemerataan pendidikan menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung tuntas bagi pemerintah. Tidak hanya bagi…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:57

Spanduk Selamat Datang Jadi Korban Angin Kencang

DALAM 3 hari mendatang Tarakan akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:51

Bocah 9 Tahun Hilang Empat Hari

TANJUNG SELOR - Seorang bocah bernama Bayu, 9 tahun, dilaporkan hilang di hutan di Desa Labuk, Kecamatan…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:41

Pengaturan Lalu Lintas Sudah Matang

PELAKSANAAN Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tinggal…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:38

Mendagri Hadiri Rakernas Apeksi

TARAKAN – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Thjahjo Kumolo dijadwalkan hadir sekaligus membuka Rapat…

Jumat, 20 Juli 2018 13:17

Seorang PNS Diduga Nge-Grab

KEBERADAAN layanan jasa transportasi berbasis online, Grab, di satu sisi mengancam pendapatan sopir…

Jumat, 20 Juli 2018 13:10

Ikuti Regulasi atau Tidak Boleh Beroperasi

TARAKAN – Kontroversi terhadap kehadiran layanan jasa transportasi berbasis online, Grab, terutama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .