MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 08 Desember 2017 13:24
Express Air Berminat Jadi Operator

Rencana Pemprov Kaltara Beli Pesawat Nurtanio

HADIRI PELUNCURAN: Pesawat N-219 Nurtanio produksi PT DI dan Lapan yang rencananya akan dibeli Pemprov Kaltara. Manajemen Express Air tertarik kerja sama dengan Pemprov sebagai operator.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Rencana Gubernur Kaltara Irianto Lambrie membeli pesawat N-219 Nurtanio untuk digunakan sebagai ambulans udara ke daerah pedalaman dan perbatasan, menarik minat manajemen Express Air untuk menjalin kerja sama.

Seperti disampaikan Bussines Development Manager Express Air, Fanny Andri, Rabu (6/12) lalu. Dikatakannya, pihaknya menyambut baik rencana Pemprov Kaltara membeli pesawat Nurtanio. Pihaknya pun membuka peluang kerja sama dengan skema joint operation dengan Pemprov. Sebagai maskapai komersil, pihaknya sudah memiliki izin layanan terbang.

“Bisa menggunakan izin penerbangan kami untuk mengoperasikan pesawat yang akan dibeli Pemprov (Kaltara) tersebut untuk menjangkau wilayah yang akan diterbangi,” ujarnya.

Pihaknya juga siap duduk bersama untuk membicarakan peluang kerja sama tersebut untuk operasionalnya. Bisa dikombinasikan antara Pemprov sebagai pemilik pesawat dan Express Air yang memiliki izin terbang.

“Terutama terkait skema yang ditawarkan bisa dibicarakan lebih lanjut,” imbuhnya.

Selain memiliki izin terbang, Express Air pun diakuinya sudah memiliki maintenance sendiri. Tidak perlu menggunakan jasa maintenance maskapai lain. Sehingga, jika ada kerja sama sudah termasuk operasional penerbangan dan maintenance-nya.

“Kalau Pemprov sudah membeli pesawat tersebut, kami siap jika ada penawaran dan bicara lebih lanjut kerja samanya seperti apa,” ujarnya.

Terkait penerbangan Express Air di Kaltara, Fanny mengatakan, ditargetkan Desember ini sudah bisa mulai terbang melayani warga Bumi Benuanta. Saat ini, proses izin di Kementerian Perhubungan masih dilakukan pihaknya agar bisa segera mengudara.

“Desember ini kami akan mulai terbang di Kaltara menggantikan rute Kalstar Aviation,” sebutnya.

Sebelumnya, Fanny menjelaskan Express Air batal terbang pada 1 November, karena pihaknya masih dalam tahap persiapan pesawat yang akan menerbangi Berau dan Kaltara. Baik proses pengadaan armada dan juga perizinan.

“Kami planning di Desember ini bisa melayani penerbangan di sana (Berau dan Kaltara),” ungkapnya.

Terkait proses penerbitan sertifikat Air Operation Certificate (AOC) atau Sertifikat Operator Penerbangan yang belum rampung, Fanny membenarkan dan sedang memprosesnya. Menurutnya, belum mendapatkan sertifikat tersebut karena Express Air belum mempunyai rating ATR.

Saat ini, pihaknya sedang melengkapi persyaratan agar bisa mempunyai rating ATR. Dirinya berharap proses pengajuan dan perizinan bisa berlangsung cepat sehingga Express Air bisa segera beroperasi di Kaltara. Fanny menyebut Express Air akan mengoperasikan dua armada untuk melayani masyarakat Kaltara.(rus/fen)


BACA JUGA

Senin, 23 Juli 2018 12:24

Tak Ada Tanda Kekerasan, Mayat Tanpa Identitas Dikebumikan

TANJUNG SELOR - Untuk mendalami penemuan mayat tanpa identitas, Polres Bulungan melakukan autopsi menggandeng…

Senin, 23 Juli 2018 12:16

Karena Putus Asa, Sering Terserang ISPA dan Gangguan Pencernaan

Bagi masyarakat umum sampah adalah benda menjijikan. Sumber penyakit. Pandangan itu tidak berlaku bagi…

Minggu, 22 Juli 2018 11:08

CJH Kaltara Hanya Satu Kloter

TANJUNG SELOR - Jadwal keberangkatan calon jamaah haji (CJH) Kaltara telah ditentukan, pada 9 Agustus…

Minggu, 22 Juli 2018 11:04

Butuh Keseriusan, Punya Hak yang Sama

Pemerataan pendidikan menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung tuntas bagi pemerintah. Tidak hanya bagi…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:57

Spanduk Selamat Datang Jadi Korban Angin Kencang

DALAM 3 hari mendatang Tarakan akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:51

Bocah 9 Tahun Hilang Empat Hari

TANJUNG SELOR - Seorang bocah bernama Bayu, 9 tahun, dilaporkan hilang di hutan di Desa Labuk, Kecamatan…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:41

Pengaturan Lalu Lintas Sudah Matang

PELAKSANAAN Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tinggal…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:38

Mendagri Hadiri Rakernas Apeksi

TARAKAN – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Thjahjo Kumolo dijadwalkan hadir sekaligus membuka Rapat…

Jumat, 20 Juli 2018 13:17

Seorang PNS Diduga Nge-Grab

KEBERADAAN layanan jasa transportasi berbasis online, Grab, di satu sisi mengancam pendapatan sopir…

Jumat, 20 Juli 2018 13:10

Ikuti Regulasi atau Tidak Boleh Beroperasi

TARAKAN – Kontroversi terhadap kehadiran layanan jasa transportasi berbasis online, Grab, terutama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .