MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Kamis, 07 Desember 2017 13:29
Penggunaan Merkuri Dilarang Presiden

Ketahuan, Bakal Kena Sanksi

INSTRUKSI PRESIDEN: Polres Bulungan saat memperlihatkan merkuri hasil sitaan dari penambang emas, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Polres Bulungan menyita sebanyak 5 kilogram merkuri dari penambang emas, belum lama ini. Penyitaan itu terkait instruksi presiden dalam rapat terbatas di Istana Negara pada 9 Maret agar penggunaan merkuri di tambang rakyat dihentikan.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltara Nurhamdi mengatakan, sudah meminta perusahaan dan masyarakat yang selama ini masih menggunakan merkuri untuk menghentikannya. Pasalnya, merkuri merupakan logam berat yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.

Dia juga menyebutkan bahwa produksi merkuri yang ada di Ambon, Maluku, sudah tidak boleh beroperasi. Ambon, kata Nurhamdi, merupakan daerah produsen merkuri terbesar di Indonesia.

“Jangankan menggunakan (merkuri). Produksinya saja sekarang sudah dilarang,” tuturnya saat ditemui, kemarin (6/12).

Pria berkacamata ini menjelaskan, penggunaan merkuri dalam kegiatan pertambangan akan berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Selama ini, merkuri memang dikenal untuk kegiatan pertambangan emas. Fungsinya untuk memisahkan biji emas dengan batuan atau mineral lain.

Jika merkuri ataupun material yang terkena merkuri dibuang ke lingkungan sekitarnya, kandungannya tidak akan bisa terurai, walaupun dalam jangka waktu lama. Misal, jika masuk ke perairan, merkuri akan diserap oleh plankton kemudian terakumulasi hingga di tubuh ikan, karena rantai makanan. Ikan tersebut mengandung merkuri dan berbahaya jika dimakan seperti peristiwa Minamata, Jepang.

Sebagai pengganti merkuri, lanjut Nurhamdi, aktivitas penambangan bisa menggunakan sianida. Menurutnya, sianida lebih mudah dikendalikan dibandingkan merkuri. Sianida juga lebih mudah diuraikan.

“Sianida sifat racunnya bisa hilang, bisa terurai. Kalau merkuri tidak, di dalam air, tanah, dan udara, tidak bisa terurai,” jelasnya.

Dia mengklaim pihaknya selalu memberikan sosialisasi bahaya menggunakan merkuri untuk penambangan. Baik kepada perusahaan maupun masyarakat. Namun, dia mengatakan, yang sulit adalah menjangkau usaha-usaha penambangan ilegal, karena diluar wewenang DLH Kaltara.

Dikatakan, masyarakat seharusnya lebih memperhatikan aspek keselataman dan kesehatan kerja. Sebab, penggunaan merkuri memiliki akibat secara langsung pada manusia. Di antaranya kulit gatal, terbakar atau terkelupas dan lainnya.

Menurutnya, penggunaan merkuri lebih banyak dilakukan oleh pertambangan rakyat dibandingkan oleh perusahaan. Di Kaltara, lanjutnya, sudah tidak ada perusahaan yang menggunakan merkuri.

“Masyarakat seharusnya lebih mementingkan kesehatan dibandingkan jumlah hasil yang diraih. Karena dampaknya buruk bagi kesehatan dan paling penting itu sudah dilarang oleh Presiden, serta sudah ada satgas (satuan tugas) yang menanganinya. Ketika ketahuan menggunakan merkuri akan diamankan oleh aparat,” paparnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 15:55

6 Orang Terjaring Razia Pekat

TANJUNG SELOR - Untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat selama Ramadan, Dinas Satuan Polisi…

Kamis, 24 Mei 2018 15:51

Jadwal Hasil UN Diundur

TANJUNG SELOR - Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah menyerahkan hasil Ujian Nasional (UN)…

Kamis, 24 Mei 2018 15:50

16 Ton Solar Itu Diduga Akan Dijual untuk Industri

TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Kriminal Polda Kaltara berhasil mengamankan solar bersubsidi sebanyak…

Kamis, 24 Mei 2018 15:39

Roda Empat Jadi Fokus Pemutihan

TANJUNG SELOR – Sudah satu bulan program pemutihan kendaraan bermotor dijalankan Pemprov Kaltara.…

Rabu, 23 Mei 2018 13:54

PDAM Akui Kewalahan, Permintaan Sambungan Baru Terus Bertambah

TANJUNG SELOR - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Benuanta Bulungan mencatat masih ada ratusan…

Rabu, 23 Mei 2018 13:51

Gara-gara Ini, Satu Balon DPD Gagal

TANJUNG SELOR - Jadwal masa perbaikan dokumen persyaratan, terhadap 22 bakal calon (balon) Dewan Perwakilan…

Rabu, 23 Mei 2018 13:43

19 Sekolah Belum Berinternet

KALIMANTAN Utara disebut sebagai salah satu pelaksana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) terbaik…

Selasa, 22 Mei 2018 14:47

KPU Bulungan Rekapitulasi Hasil Coklit

TANJUNG SELOR - Masa pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan petugas pendaftar pemilih (Pantarlih)…

Selasa, 22 Mei 2018 14:30

Pipa Induk Bocor, PDAM Tak Mengalir

TANJUNG SELOR - Kejadian paling menyebalkan saat kebutuhan air sedang tinggi, namun distribusi air justru…

Senin, 21 Mei 2018 14:54

Sempat Mangkrak, Pabrik Es Curah Beroperasi

TANJUNG SELOR – Meski sudah dibangun, pabrik es curah di Desa Mangkupadi, Tanjung Palas Timur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .