MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 07 Desember 2017 13:27
Gubernur Instruksikan OPD Buat Laporan
Irianto lambrie

PROKAL.CO, ENAM dinas di lingkungan Pemprov Kaltara yang masuk zona merah hasil penilaian Ombudsman RI, langsung disikapi Gubernur Kaltara Irianto Lambrie dengan menginstruksikan kepala-kepala dinas membuat laporan secara tertulis.

Instruksi Gubernur tersebut, disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan Setprov Kaltara Sanusi saat ditemui pewarta usai membuka Rembug Desa di Dome Center Tanjung Selor, Rabu (6/12).

“Sesuai instruksi Gubernur, OPD (organisasi perangkat daerah) diminta membuat laporan tertulis dan klarifikasi terhadap Ombudsman RI,” ujarnya.

Dia mengatakan, Kaltara merupakan provinsi termuda di Indonesia yang terbentuk baru 4 tahun. Dengan demikian, masih sangat wajar jika ada kekurangan. Apalagi, lanjutnya, yang jadi penilaian ada fasilitas.

Menurut Sanusi, rata-rata OPD belum memiliki gedung refresentatif. Yakni, masih menyewa. Termasuk sejumlah pegawai pun masih banyak yang baru. Karena itu, lanjutnya, Kaltara tidak bisa disandingkan dengan provinsi yang sudah lama terbentuk.

“Tapi ini jadi pemacu bagi kami untuk lebih baik dalam pelayanan publik. Oleh karena itu, semua OPD diminta buat laporan tertulis dan dilakukan evaluasi perbaikan,” ujarnya.

Sekretaris Disdikbud Kaltara Teguh Henri Sutanto mengatakan, saat Ombudsman RI melakukan penilaian, pihaknya belum membuat SOP pelayanan publik. “Tapi setelah penilaian kami sudah buatkan SOP (standar operasional prosedur),” akunya.

Dia juga menyampaikan bahwa dari lima penilaian yang dilakukan tidak semua merupakan pelayanan publik. Seperti penetapan penilaian angka kredit guru bukan termasuk pelayanan publik. Karena menurut Teguh, itu merupakan pembahasan internal guru, bukan bentuk pelayanan publik.

Sedangkan untuk penilaian lainnya sudah dilaksanakan sesuai SOP. Meskipun demikian, dengan adanya penilaian Ombudsman RI ini pihaknya akan membenahi untuk pelayanan publik sesuai SOP.

Sedangkan Kepala Disperindag Kaltara Hartono, mempertanyakan penilaian Ombudsman. Selama ini, kata dia, pelayanan publik berjalan dengan baik. Bahkan, dia mengaku Disperindag telah meraih berbagai penghargaan bidang perindustrian dengan mengikuti pameran di luar daerah.

Apabila penilaian didasarkan pada fasilitas berupa gedung, menurut Hartono, rata-rata OPD Pemprov Kaltara masih belum memiliki gedung sendiri.

Di lain pihak, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kaltara Suheriyatna mengungkapkan, akan memperbaiki yang menjadi penilaian Ombudsman RI.

Namun, dia juga mempertanyakan penilaian Ombudsman RI. Karena dirinya merasa tidak pernah diwawancara. Hanya, jika pelayanan publik dinilai masih kurang, pihaknya akan memperbaiki.

“Sebagai provinsi baru wajar dan kita banyak belajar dari provinsi sebelumnya,” ungkapnya.

Bantahan juga disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltara Armin Mustapa. Menurutnya, pelayanan publik telah disusun dalam SOP. Di antaranya, SOP perpanjangan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA), perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Asing  (IMTA), pengesahan wajib lapor perusahaan, pendaftaran perjanjian kerja bersama, pengadaan non beras, pengadaan saprotan, pengadaan jasa angkutan beras, pengadaan beras, pengesahan izin operasional perusahaan penyedia jasa pekerja buruh dan nota kesepahaman transmigrasi.

“Sebagian besar SOP itu telah ditempel di ruang depan,” ujarnya. (uno/fen)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 15:41

Budidaya Rumput Laut Bikin Jalur Perairan Terganggu

TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara telah memberangkatkan tim untuk melakukan…

Kamis, 24 Mei 2018 15:35

Keluarga Korban Terima Santunan

GUBERNUR Kalimantan Utara Irianto Lambrie memastikan keluarga dari lima korban meninggal dunia atas…

Kamis, 24 Mei 2018 15:33

Kemudi Gunakan Sistem Hidrolik

TARAKAN – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) KSOP Kelas III Tarakan belum bisa menyimpulkan…

Kamis, 24 Mei 2018 15:31

Terdengar Suara Gemuruh, Tak Bisa Hidupkan Anak yang Meninggal

Seperti sebuah mimpi. Keluarga kecil Suryani dan Mutiah menjadi korban dalam kecelakaan maut speedboat…

Kamis, 24 Mei 2018 15:20

AH MANTAPNYA INI..!! Untuk Ini, Kemenhub Gelontorkan Rp 50,5 M

PENGEMBANGAN Bandar Udara Tanjung Harapan, Tanjung Selor, terus dilakukan oleh Pemprov Kaltara. Bahkan,…

Rabu, 23 Mei 2018 13:37

Ingin Mengobati Orangtua, Stevanus Lie “Berpulang” Duluan

Musibah kecelakaan speedboat yang terjadi pada Selasa (22/5), menyisakan duka mendalam bagi keluarga…

Rabu, 23 Mei 2018 13:35

Taupan: Uji Kelaikan Ada di Kemenhub

KEPALA Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Taupan Madjid menyatakan pihaknya sudah berupaya maksimal…

Rabu, 23 Mei 2018 13:32

Delapan Orang Jalani Perawatan Intensif

DIREKTUR Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan Hasbi Hasyim memastikan, korban kecelakaan speedboat…

Rabu, 23 Mei 2018 13:30
Kecelakaan Perairan Kembali Terjadi

Tali Kemudi Putus, Speedboat Itu Tabrak Pohon, 5 Nyawa Melayang

TARAKAN – Stevanus Lie mengabarkan kepada anaknya Evan akan bertolak menuju Tarakan dari Malinau.…

Selasa, 22 Mei 2018 18:00
BREAKING NEWS

Stevanus Tewas dalam Kecelakaan Speedboat

TARAKAN - Ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan didatangi sejumlah keluarga korban kecelakaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .