MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 07 Desember 2017 12:58
Tahun Depan, Wakili Indonesia di Kejuaraan Dunia

Tim Barongsai Harumkan Nama Kaltara di Pentas Nasional

HARUMKAN NAMA KALTARA: Tim barongsai Kaltara yang mengikuti Open Tournament Barongsai Tonggak Nasional di Surakarta, 1-3 Desember lalu.

PROKAL.CO, Tim barongsai kembali mengharumkan nama Kalimantan Utara (Kaltara) di tingkat nasional, setelah menyabet juara II pada Open Tournament Barongsai Tonggak Nasional di Surakarta, Jawa Tengah, 1-3 Desember lalu.

 

MUHAMMAD RAJAB, Tarakan

 

SEBANYAK 20 atlet barongsai Kaltara tiba di Bandara Juwata Tarakan, Senin (4/12) malam. Meski lelah karena telah telah melakukan perjalanan jauh, raut wajah mereka terlihat berseri-seri.

Bagaimana tidak, perjuangan mereka dengan latihan selama berbulan-bulan, terbayarkan setelah tampil sebagai juara II atau merebut medali perak di event bergengsi yang diikuti perwakilan 14 provinsi.

Meski tak mampu membawa pulang juara pertama, hasil tersebut dinilai sudah sangat baik. Sebab, tim barongsai binaan Federasi Olahraga Barongsai Indonesai (FOBI) Kalimantan Utara ini hanya kalah tipis dari musuh bebuyutan DKI Jakarta (juara I) di nomor paling bergengsi, kategori tonggak.

Kekalahan Kaltara dari DKI bukan karena kalah kemampuan. Menurut Ferdy, pelatih tim barongsai, lebih disebabkan faktor non teknis seperti peran wasit. “Kemarin kami dapat juara II dengan nilai 9,18, beda tipis hanya 0,07 dengan juara I, DKI Jakarta. Selisih itu karena menurut kami pandangan berbeda dari 7 juri saja,” ujarnya, Selasa (5/12). 

Persaingan Kaltara dengan DKI Jakarta di cabang olahraga barongsai memang bukan di turnamen itu saja. Menurut Ferdy, hampir setiap kali tampil bersama di kejuaraan tingkat nasional, dua provinsi ini selalu mencuri perhatian para juri.

Namun, di turnamen kali ini, kata Ferdy, peta kekuatan tidak hanya dikuasai Kaltara dan DKI Jakarta saja. Provinsi lain pun menunjukkan kemajuan berarti. Hanya saja, penampilan Kaltara dan DKI Jakarta memang masih lebih baik.

Di kejuaraan tersebut, tim barongsai Kaltara diwakili tim dari PSMTI Tarakan yang memang selalu menjadi terbaik setiap tampil.

Lalu, apa rahasia sehingga tim barongsai Kaltara selalu mendapatkan hasil terbaik di setiap kejuaraan? Menurut Ferdy, atletnya selalu berlatih tekun dengan jadwal latihan yang terarah. Bahkan, tidak jarang mengalami cidera karena jatuh dari tiang-tiang setelah berupaya mengimbangi tubuh.

Namun, menjelang beberapa minggu sebelum tampil, ia menginstruksikan kepada anak didiknya untuk lebih berhati-hati ketika latihan demi menghindari cedera agar bisa mengikuti pertandingan.

Atas hasil yang diraih di Open Tournament Barongsai Tonggak Nasional di Surakarta, tim barongsai Kaltara dipercaya menjadi wakil Indonesia pada kejuaraan dunia di Malaysia dan Tiongkok, tahun depan.

“Malaysia bulan 7 Juli, di Tiongkok bulan 8. Yang wakili juara 1 dan 2,” sebutnya.

Untuk menuju kejuaraan dunia itu, Ferdy akan menggembleng lebih keras lagi atlet-atletnya agar bisa meraih hasil maksimal. Terutama dalam memainkan jurus-jurus baru dan strategi dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi.

Di samping latihan, Ferdy juga memprogramkan uji coba ke Malaysia menghadapi tim barongsai salah satu tuan rumah kejuaraan dunia nanti. Malaysia dipilih lawan uji coba karena dinilai salah satu peta kekuatan cabang barongsai di dunia.

Sementara itu, atas hasil yang dicapai di kejuaraan kali ini, tim barongsai Kaltara melanjutkan tradisi langganan tiga besar di ajang nasional. Terakhir, sebelum tampil di kejuaraan di Surakarta, tim barongsai Kaltara merebut medali emas pada eksebisi PON XXII/2016 di Jawa Barat. Juga juara pertama di Kejuaraan Nasional Wali Kota Surabaya Cup 2015 lalu.  

Tampil di Open Tournament Barongsai Tonggak di Surakarta sekaligus menjadi bagian dari persiapan tim barongsai Kaltara menuju PON XXIII/2020 di Papua. Dengan persiapan yang panjang, Ferdy berharap bisa meraih hasil maksimal di PON nanti.

“Itu (PON 2020) salah satu target kami juga. Karena barongsai ini mudah-mudahan bisa jadi lumbung emas buat Kaltara,” ujarnya. (*/fen) 


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 14:21

Bupati Diberi Gelar Pangeran Aswan Naratama

TANJUNG SELOR - Perayaan HUT ke-228 Tanjung Selor dan HUT ke-58 Kabupaten Bulungan, dirangkai dengan…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:18

Terus Perjuangkan Anggaran Pendidikan

TANJUNG SELOR - Pembangunan bidang pendidikan jadi perhatian Pemprov Kaltara, selain infrastruktur.…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:16

KPU Pinjam Dome Sport Centre

UNTUK mengamankan logistik pemilu tahun depan, rencananya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara akan menempatkan…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:12

32 Kios Disegel UPTD

TANJUNG SELOR - Sebanyak 32 kios di Pasar Induk Tanjung  Selor, Bulungan disegel pihak UPTD Pasar…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:21

Baru 15 Warga Punan Batu Terdata

TANJUNG SELOR - Ratusan warga Punan Batu di Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan belum…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:18

Masalah Ini Yang Bisa Hambat Tarakan Raih Adipura

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan sedang menanti hasil penilaian pemerintah pusat untuk bisa kembali…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:17

Buat Dua Klinik Narkotika

TANJUNG SELOR – Klinik narkotika yang merupakan salah satu penunjang dalam pelayanan kesehatan.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:16

Pekerja di Desa Wajib Terdaftar BPJS

TANJUNG SELOR - BPJS Ketenagakerjaan memilih Desa Karang Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Bulungan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:15

Alih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

TANJUNG SELOR – Banjir yang menggenangi sejumlah ruas jalan di Tanjung Selor, Bulungan, bukan…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:51

Pelayanan Dua Instansi Diberi Catatan

TARAKAN – Tim dari Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .