MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 06 Desember 2017 13:56
Spesialis Pencuri Burung Dibekuk
BARANG BUKTI: Sejumlah burung berkicau diamankan di Mako Polres Tarakan, Selasa (5/12).

PROKAL.CO, TARAKAN – Belasan pemilik burung berkicau, Selasa (5/12), mendatangi Mako Polres Tarakan untuk mencari burung mereka yang hilang di rumah masing-masing.

Itu diketahui setelah Satreskrim Polres Tarakan berhasil menangkap spesialis pencuri burung berkicau. Sejumlah barang bukti berupa burung dan sangkar ikut dibawa ke kantor polisi, yang kemudian diperlihatkan kepada warga.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Perwira Urusan Subbag Humas Ipda Deny Mardiyanto, mengungkapkan pencuri yang lebih dari satu orang ditangkap pada Selasa, sekira pukul 12.00 Wita.

“Awalnya tersangka mencuri di salah satu tempat tinggal dari anggota kepolisian Tarakan dan ketangkap. Kemudian dibawa ke Unit Jatanras. Setelah dikembangkan ternyata melakukan pencurian burung di beberapa lokasi,” ujarnya.

Dalam kasus ini, polisi menahan ST dan SL sebagai pelaku. Modusnya, kata Deny, ST bertindak sebagai tukang survei untuk melihat lokasi TKP yang dituju. Sementara SL bertindak sebagai tukang eksekusi, jika kondisi TKP dianggap aman untuk dimasuki.

Setelah dicuri, burung-burung tersebut kemungkinan dijual lagi kepada penghobi burung berkicau dengan harga jual tinggi menyesuaikan jenis dan kualitas burung. Bahkan, ada yang bernilai hingga Rp 10 juta. Adapun uang dari hasil penjualan itu digunakan untuk berfoya-foya.

Beberapa TKP pencurian burung yang berhasil diungkap polisi dari pelaku, yakni wilayah Markoni, Gunung Lingkas dan Karang Anyar. Polisi mengamankan beberapa jenis burung seperti 10 cucak hijau dan 1 murai batu.

Diperkirakan Deny masih ada TKP-TKP lain yang belum diungkap pelaku. Karena itu, pihaknya masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap semuanya. Ia juga memperkirakan masih ada tersangka lain dari kasus ini.

Sementara itu, warga yang mendatangi Polres Tarakan, Jaka Sutomo, mengaku kehilangan tiga burung berkicau di rumahnya. Sepasang jenis love bird dan satu jenis perkici. Namun, setelah melihat barang bukti, ia tidak menjumpai burungnya.

“Paling tidak Rp 2,5 juta laku untuk satu burung. Kalau tiga burung tinggal dikalikan saja,” kata warga Kelurahan Kampung Satu ini.

Namun, kerugian yang dialaminya, tidak seberapa. Salah seorang temannya bahkan merugi sampai Rp 9 juta, karena kehilangan jenis murai yang baru didatangkan dari Jawa. Burung tersebut kemungkinan sudah dijual juga oleh pelaku, karena tidak ada di deretan barang bukti.

Yang membuat Jaka lebih kesal lagi, ternyata pelaku adalah tetangganya sendiri sehingga sangat memahami kondisi lingkungan rumahnya. Selain dirinya, di tempat tinggalnya juga ada warga lain yang kehilangan burung berkicau.

Selain Jaka, warga lainnya, Ricky juga mengaku kehilangan 5 burung: 3 jenis cucak hijau, 1 jenis kacer dan 1 love bird. Selain burung, ia juga kehilangan 1 unit televisi. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 14:15

Dorong OPD Proaktif

SISTEM Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:26

LUMAYAN GEDE..!! Segini Nih Perkiraan UMK Kota Tarakan

TARAKAN – Inflasi dan pertumbuhan ekonomi menjadi rujukan dalam penentuan upah minimum. Itu sesuai…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:56

Rekrut Anak Perbatasan Jadi Prajurit TNI

TANJUNG SELOR – Anak-anak yang berasal dari perbatasan, pedalaman maupun pulau terluar, mendapat…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:53

Kirab Pemuda Mampir di Kaltara

TARAKAN – Perjalanan Kirab Pemuda yang digagas Kementerian Pemuda dan Olahraga pada tahun ini,…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:48

Keterampilan Jadi Kendala Pencaker

TARAKAN - Sulitnya mencari pekerjaan layak, tidak hanya disebabkan lowongan pekerjaan yang minim.…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:44

Temukan Pungli, Laporkan

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Sudjati meminta masyarakat dapat mengawasi kinerja organisasi…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:20

Konverter Kit Belum Ada Kejelasan

TARAKAN –  Janji Pemerintah Kota Tarakan mendistribusikan mesin kapal berbahan bakar gas,…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:04

Warga Sebengkok Kesulitan Air Bersih

TARAKAN – Sejumlah warga Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah mengaku dalam beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:25

Antisipasi Napi Masuk Tarakan

TARAKAN – Narapidana yang sengaja dilepas saat terjadi gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, belum…

Rabu, 17 Oktober 2018 14:23

Insentif Ketua RT Hanya Cair Tiga Bulan

TARAKAN – Ketua-ketua RT akhirnya bakal menikmati insentif yang belum dibayarkan selama lima bulan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .