MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 06 Desember 2017 13:05
Bisa untuk Pengawet Makanan, Kewalahan Terima Pesanan

Paijan, Pembuat Minyak dari Batok Kelapa

WARGA KREATIF: Paijan Nur Erli bekerja di rumahnya membuat minyak dari batok kelapa untuk berbagai manfaat.

PROKAL.CO, Ubah Batok Kelapa jadi Asap Cair Pembasmi Rayap, Raih Juara Harapan II Lomba TTG Tingkat Nasional.

Kelapa mulai dari akar, batang pohon, daun hingga buah dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan rupiah. Paijan Nur Eli, misalnya. Warga Tarakan ini memanfaatkan batok kelapa yang diolah menghasilkan produk asap cair.

 

MUHAMMAD RAJAB, Tarakan

 

GAGASAN Paijan muncul berawal ketika warga Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Tarakan Barat ini sering menjumpai limbah batok kelapa di Pasar Gusher hanya digunakan untuk bahan bakaran pengganti arang.

Benda ini memang kurang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Jika tidak dimanfaatkan untuk bahan pembakaran, oleh warga Tarakan biasanya disebut tempurung kelapa ini sering dibuang begitu saja oleh pedagang kelapa.

Paijan lantas mencari ide agar batok kelapa itu bisa memberikan penghasilan baginya. Ditangannya batok kelapa pun kemudian disulap menjadi asap cair sebagai bahan pengawet makanan alami.

Bukan itu saja. Dari tempurung itu Paijan juga membuat produk yang bermanfaat bagi petani. Yakni, asap cair pengganti pestisida untuk pertanian ramah lingkungan.

"Awalnya saya sering bakar ikan, kok tempurung kelapa ada minyaknya? Berarti bisa diambil. Makanya saya coba-coba dan hasilnya memang benar," ujarnya, Selasa (5/12).

Inovasi bapak yang sudah dikaruniai tiga anak ini mampu menggaet hati Pemkot Tarakan. Produknya pun diikutkan dalam lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Kalimantan Utara dan berhasil menjuarai lomba.

Ia pun dipercaya menjadi wakil Kaltara di ajang yang sama tingkat nasional.  Dan, berkat kerja kerasnya, Pajian meraih juara harapan dua. Dari batok kelapa, Paijan mampu menciptakan tiga macam jenis minyak. Yakni, grade 3 untuk minyak yang baru sekali suling sehingga warnanya masih hitam pekat dan bau asap. Grade 2 yaitu warna minyak sudah agak jernih dan grade 1 warna minyak cukup jernih.

Untuk bisa menghasilkan minyak, batok kelapa ditaruh dalam wadah yang tertutup. Kemudian tabung penyimpanan batok kelapa yang sudah ditutup rapat dipanasi hingga 150 derajat celsius. Uap dari batok kelapa diembunkan dengan menggunakan pipa kecil sepanjang 1 meter yang ujungnya diberi tabung lebih kecil.

Penyulingan tersebut membutuhkan waktu setidaknya 2 hari. Bahan bakar penyulingan mengunakan briket arang batok kelapa yang sudah disuling.
Paijan sendiri memastikan bahwa produknya dapat digunakan untuk bahan pengawet makanan alami, meskipun belum ada penelitian terkait khasiat minyak batok kelapa buatannya.

Minyak grade 1 dapat digunakan sebagai bahan pengawet makanan alami dan juga ikan. Sedangkan grade 2 dapat membuat kayu tahan lama dan tahan rayap. Sedangkan untuk grade 3 digunakan sebagai pengganti pestisida dan menyuburkan lahan.

Hasil inovasinya itu pun mulai diproduksi untuk khalayak luas. Untuk harga, Paijan menjual per botol berukuran kecil sebesar Rp 20-50 ribu. Ia pun mengaku kewalahan memenuhi permintaan warga yang terbilang banyak.

"Pelanggan sudah banyak, ada dari petani, penjual ikan dan tukang bangunan. Tetapi produksi masih terbatas. Dalam 2 hari hanya dapat 1 liter dengan bahan baku batok kelapa sebanyak 10 kilogram,” ungkapnya.

“Sebenarnya ada alat yang memiliki kapasitas 50 kilogram, tetapi masih dalam perbaikan sehingga menggunakan alat modifikasi," tambahnya.

Untuk melihat kualitas produksi minyak batok kelapanya, Paijan telah melakukan kerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk melakukan penelitian apakah berbahaya atau tidak saat dikonsumsi, karena digunakan sebagai bahan pengawet makanan.

Sedangkan untuk pertanian, minyak batok kelapa ini sudah terbukti mampu menangkal beberapa hama sehingga para petani tidak lagi harus membeli pestisida beracun yang tidak ramah lingkungan.

Paijan mengaku tidak kesulitan mencari bahan baku batok kelapa. Ia bisa mendapatkannya di pedagang kelapa kompleks Pasar Gusher yang persis berada di sebelah rumahnya.

Selain dibuat menjadi minyak, arang batok kelapa sebenarnya juga bisa dibuat sabun oleh Paijan. Namun, untuk inovasinya itu ia belum seriusi dan masih fokus pada pembuatan minyak. (*/fen)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 15:41

Budidaya Rumput Laut Bikin Jalur Perairan Terganggu

TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara telah memberangkatkan tim untuk melakukan…

Kamis, 24 Mei 2018 15:35

Keluarga Korban Terima Santunan

GUBERNUR Kalimantan Utara Irianto Lambrie memastikan keluarga dari lima korban meninggal dunia atas…

Kamis, 24 Mei 2018 15:33

Kemudi Gunakan Sistem Hidrolik

TARAKAN – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) KSOP Kelas III Tarakan belum bisa menyimpulkan…

Kamis, 24 Mei 2018 15:20

AH MANTAPNYA INI..!! Untuk Ini, Kemenhub Gelontorkan Rp 50,5 M

PENGEMBANGAN Bandar Udara Tanjung Harapan, Tanjung Selor, terus dilakukan oleh Pemprov Kaltara. Bahkan,…

Kamis, 24 Mei 2018 15:18

Aset Diambil Alih Pemprov, Pemkot Tarakan Diminta Tidak Berpikir Negatif

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie tidak mempersoalkan rencana Pemerintah Kota…

Rabu, 23 Mei 2018 13:35

Taupan: Uji Kelaikan Ada di Kemenhub

KEPALA Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Taupan Madjid menyatakan pihaknya sudah berupaya maksimal…

Rabu, 23 Mei 2018 13:32

Delapan Orang Jalani Perawatan Intensif

DIREKTUR Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan Hasbi Hasyim memastikan, korban kecelakaan speedboat…

Rabu, 23 Mei 2018 13:30
Kecelakaan Perairan Kembali Terjadi

Tali Kemudi Putus, Speedboat Itu Tabrak Pohon, 5 Nyawa Melayang

TARAKAN – Stevanus Lie mengabarkan kepada anaknya Evan akan bertolak menuju Tarakan dari Malinau.…

Selasa, 22 Mei 2018 18:00
BREAKING NEWS

Stevanus Tewas dalam Kecelakaan Speedboat

TARAKAN - Ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan didatangi sejumlah keluarga korban kecelakaan…

Selasa, 22 Mei 2018 16:31
BREAKING NEWS

Speedboat Tabrak Pohon, Korban Luka Parah, Satu Bayi Pingsan

TARAKAN - Kecelakaan speedboat kembali terjadi, kini giliran SB Harapan Baru keberangkatan pukul 12.00…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .