MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 01 Desember 2017 14:56
Express Air Masih Terbentur Sertifikat AOC

Targetkan Desember Layani Kaltara

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Rencana masuknya maskapai Express Air menggantikan Kalstar Aviation yang operasionalnya dihentikan sementara oleh Kementerian Perhubungan, hingga akhir November juga belum terealisasi. Padahal, rencana awal maskapai yang bermarkas di Makassar, Sulawesi Selatan, itu adalah 1 November lalu.

Direktur Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Maria Kristi Endah menyatakan Express Air masih belum menyelesaikan urusan penerbitan Air Operation Certificate (AOC) atau Sertifikat Operator Penerbangan terkait penggunaan pesawat ATR-42.

Karena itu, Express Air pun diakuinya belum mengajukan izin rute penerbangan ke Kemenhub. “Silakan ditanyakan ke Express Air kenapa belum selesai (penerbitan AOC),” sarannya ketika dihubungi Bulungan Post, Kamis (30/11).

Kristi mengaku tidak bisa memperkirakan cepat atau lambatnya proses yang dilakukan Express Air, karena hal itu tergantung dari pihak maskapai. Dia menambahkan bahwa ATR-42 merupakan pesawat baru bagi Express Air. Sehingga pihak maskapai harus mempunyai persiapan terkait safety dan security penerbangan.

“Sampai sekarang untuk pesawat ATR 42 masih proses di pengadaan. Kesiapan menerbangkan ATR-42 untuk pilot dan lainnya juga masih dalam proses,” bebernya.

Sementara, Fanny Andri, Business Development Manager Express Air menjelaskan saat ini pihaknya masih dalam tahap persiapan pesawat yang akan menerbangi rute Berau dan Kaltara. Baik proses pengadaan armada dan juga perizinan. Namun, dia mengaku dalam waktu dekat sedang diupayakan Express Air beroperasi di Kaltara.

“Kami planning di Desember ini bisa melayani penerbangan di sana (Berau dan Kaltara),” ungkapnya saat dihubungi media ini.

Terkait proses penerbitan sertifikat AOC yang belum rampung, Fanny membenarkan dan sedang memprosesnya. Menurutnya, belum mendapatkan sertifikat tersebut karena Express Air belum mempunyai rating ATR.

Saat ini, pihaknya sedang melengkapi persyaratan agar bisa mempunyai rating ATR. “Sekarang baru mengajukan proses ini,” imbuhnya.

Dirinya berharap proses pengajuan dan perizinan bisa berlangsung cepat sehingga Express Air bisa segera beroperasi di Kaltara. Fanny menyebut Express Air akan mengoperasikan dua armada untuk melayani masyarakat Kaltara.

“Rute yang akan kami pakai seperti yang digunakan Kalstar Aviation, tidak ada perubahan. Mudahan prosesnya cepat dan tanpa hambatan, jadi segera bisa terbang Desember nanti,” ujarnya.

Pada awal November lalu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Taupan Madjid menyatakan bahwa rencana masuknya Express Air di provinsi termuda ini masih berproses di Kemenhub.

Mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Berau ini mengaku rute penerbangan yang ditawarkan Express Air sama dengan rute milik Kalstar Aviation. “Hanya saja ada tambahan rute dari Tanjung Selor ke Samarinda,” sebutnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 11:52

ESDM Target Selesai Dua Bulan

TANJUNG SELOR – Dewan Energi Nasional (DEN) sudah memberikan deadline atau tenggat waktu kepada…

Selasa, 20 Februari 2018 11:42

DPR Awasi PLTU Gunung Seriang

TARAKAN – Anggota Komisi VII DPR RI asal Kaltara, Ary Yusnita menegaskan akan terus memantau pembangunan…

Selasa, 20 Februari 2018 11:34

Ganti Rugi Kembali Dibahas

WAKIL Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan lahan yang akan dibangun pembangkit listrik tenaga…

Senin, 19 Februari 2018 12:25

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

TANJUNG SELOR – Menyusul percepatan realisasi pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B Provinsi Kaltara…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Senin, 19 Februari 2018 10:52

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

TANJUNG SELOR – Penjualan Albothyl masih terdapat di sejumlah apotek di Tanjung Selor, Bulungan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:50

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie ke Pulau Sebatik, Nunukan, Kamis…

Minggu, 18 Februari 2018 14:05

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

TANJUNG SELOR - Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan jaringan listrik yang hingga…

Minggu, 18 Februari 2018 14:03

Parpol Diminta Lengkapi Laporan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah menganggarkan dana bantuan untuk partai politik (banpol)…

Minggu, 18 Februari 2018 14:02

Banjir Rendam Dua Desa

TANJUNG SELOR - Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Kabupeten Bulungan sejak beberapa hari…

Wali Kota Tarakan Bisa Dicopot, Jika Tak Mau Mengalihkan Tiga UPTD Perikanan

Penetapan NIK Ditarget Pekan Ini, Ishak: Semua Tergantung BKN

Kapolres Tegaskan Murni Kecelakaan

Diskes dan Polisi Masih Tunggu Hasil Lab

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

Banjir Rendam Dua Desa

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

Pembenahan Gudang Farmasi Kaltara, Ditargetkan Rampung Sepekan

Rela Antre demi Dokter Spesialis

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .