MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 30 November 2017 14:26
MAF Disarankan Ubah Status, Gubernur: Bisa Dapat SOA dan Ikut Lelang
TRANSPORTASI KE PEDALAMAN: MAF disarankan Gubernur Kaltara untuk mengubah status dari angkutan udara sosial menjadi niaga.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengatakan, jika MAF berubah status menjadi niaga, ada banyak keuntungan yang bisa didapat. Di antaranya, MAF bisa melakukan penerbangan ke rute-rute perintis.

Selain itu, MAF juga bisa mengikuti lelang untuk mendapatkan dana subsidi ongkos angkut (SOA) dari APBD atau APBN. “Itu tentu saja sangat menguntungkan buat MAF. Kalau MAF beralasan karena donasi, itu bisa diatur sendiri antara MAF dengan donatur. Jangan alasan harga mati seperti itu,” kata Irianto, Rabu (29/11).

Terkait rute yang bisa dilalui, dia mengatakan, akan dibahas Dinas Perhubungan Kaltara. Setelah itu, dirinya yang akan menandatangani untuk diusulkan ke Kementerian Perhubungan agar mendapatkan persetujuan atau tidak.

Irianto juga mengatakan, Pemprov Kaltara selalu menambah SOA setiap tahunnya, karena sudah merupakan komitmen besar untuk masyarakat. “Saya yakin masyarakat paham dan mengetahui upaya Pemprov mendukung agar MAF tetap beroperasi di Kaltara,” ujarnya.

Dia juga mengaku sudah memberi solusi dan saran untuk membantu operasional MAF boleh menarik bayaran. Namun, uangnya bukan langsung diberikan ke manajemen MAF, tetapi lewat gereja atau yayasan yang bakal mengatur. Sebab, izin MAF adalah misi sosial keagamaan.

Terkait rencana menggandeng MAF jadi ambulans udara, Irianto belum memastikan. Menurutnya, ambulans udara tidak mesti dengan MAF. Sebab, Pemprov Kaltara juga sudah memiliki rencana membeli pesawat N-219 untuk program ambulans udara.

Untuk tahap pertama, pihaknya sudah meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyediakan dana Rp 40 miliar, kemudian akan dibahas bersama DPRD Kaltara. “Kita akan lihat mana yang paling memungkinkan,” ujarnya.

“Kita ingin kalau beli pesawat paling tidak untuk operasional dan gaji pegawainya tidak membebani APBD. Mungkin akan kerja sama dengan maskapai komersial yang sudah punya pengalaman dan profesional. Atau, kalau membeli 2-3 pesawat bisa juga dikelola badan usaha milik daerah (BUMD). Tapi paling mungkin adalah kerja sama dengan maskapai komersial, karena akan difasilitasi PT Dirgantara Indonesia (DI), bank juga siap membiayai,” paparnya.

Menurutnya, pesawat N-219 juga cocok untuk bandara perintis, karena minimal landasan pacunya 400 meter saja. Lalu, pesawat tersebut juga bisa mendarat pada landasan tanah, asalkan kering bukan lahan becek.

Diwartakan sebelumnya, pada pertemuan yang dihadiri Sekretaris Jenderal Kemenhub Sugihardjo, Kepala Dinas Perhubungan Kaltara Taupan Madjid, Bupati Nunukan Asmin Laura, anggota DPRD Kaltara dan sejumlah tokoh masyarakat, Selasa (28/11), dihasilkan tiga solusi agar MAF bisa tetap melayani masyarakat pedalaman dan perbatasan di provinsi ke-34 ini.

 

Disampaikan Kepala Dishub Kaltara Taupan Madjid kepada media ini, tiga solusi tersebut yaitu pola pembayaran kepada pihak MAF tidak langsung dari masyarakat. Namun, dalam bentuk donasi yang dibayarkan masyarakat melalui lembaga adat, yayasan atau rumah ibadah. Selanjutnya, donasi tersebut diberikan kepada MAF untuk digunakan sebagai biaya tambahan operasional.

 

Solusi kedua, Kemenhub menyarankan agar Pemprov Kaltara mengajukan rute perintis ke Kemenhub. Ini sesuai Pasal 105 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Di pasal tersebut dijelaskan bahwa dalam keadaan tertentu angkutan udara perintis sebagaimana dimaksud pada pasal 104 dapat dilakukan oleh pemegang izin kegiatan angkutan udara bukan niaga.

Sedangkan solusi ketiga yaitu menyarankan kepada manajemen MAF untuk mengubah izin dari usaha sosial menjadi usaha niaga.

“Karena Kepmenhub Nomor 59 Tahun 2016 tidak bisa diperpanjang,” ujar Taupan. (rus/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:52

Longsor di Jalan Lingkar Sebatik, Ancam Keselamatan Warga, Belum Ada Penanganan

SEBATIK BARAT – Kondisi jalan lingkar Sebatik, tepatnya di Bukit Menangis RT 06 Desa Bambangan,…

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:49

Bangkitkan Semangat Nasionalime di Tengah Keterbatasan

Lima tahun sudah sekolah tapal batas Darul Furqon hadir di Sebatik Tengah. Keberadaannya mampu memberikan…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:58

Bangun Laboratorium Uji Mutu

TANJUNG SELOR - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (Disperindagkop…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:50

Bentuk Desa Tangguh Bencana

TANJUNG SELOR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara mempunyai program membuat desa tangguh…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:38

Gelar Upacara di Sekolah Tapal Batas

Semarak Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tidak hanya dirasakan masyarakat perkotaan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 14:45

Berkas Laka Speedboat Belum Lengkap

BERKAS kasus kecelakaan laut Speedboat Harapan Baru, belum sepenuhnya diserahkan ke Kejaksaan Negeri…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:46

Sempat Jual Sapi, Kini Punya Belasan Kapal LCT

Meraih kesuksesan pasti melalui proses. Begitupun yang dualami Jupri Budiman Pahit dan manis menjalani…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:43

Capaian Imunisasi MR 21,68 Persen

TANJUNG SELOR - Meski pemberian vaksin Measles Rubella (MR) masih menuai pro kontra di kalangan masyarakat…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:39

Sertifikasi Halal sambil Jalan

PRO dan kontra yang terjadi akibat vaksin imunisasi Measles Rubella (MR) menimbulkan keresahan bagi…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:51

Satu Kepala OPD Terjaring Razia Satpol PP

TANJUNG SELOR – Penekanan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie agar PNS maupun pegawai tidak tetap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .