MANAGED BY:
RABU
23 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 30 November 2017 14:26
MAF Disarankan Ubah Status, Gubernur: Bisa Dapat SOA dan Ikut Lelang
TRANSPORTASI KE PEDALAMAN: MAF disarankan Gubernur Kaltara untuk mengubah status dari angkutan udara sosial menjadi niaga.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie mengatakan, jika MAF berubah status menjadi niaga, ada banyak keuntungan yang bisa didapat. Di antaranya, MAF bisa melakukan penerbangan ke rute-rute perintis.

Selain itu, MAF juga bisa mengikuti lelang untuk mendapatkan dana subsidi ongkos angkut (SOA) dari APBD atau APBN. “Itu tentu saja sangat menguntungkan buat MAF. Kalau MAF beralasan karena donasi, itu bisa diatur sendiri antara MAF dengan donatur. Jangan alasan harga mati seperti itu,” kata Irianto, Rabu (29/11).

Terkait rute yang bisa dilalui, dia mengatakan, akan dibahas Dinas Perhubungan Kaltara. Setelah itu, dirinya yang akan menandatangani untuk diusulkan ke Kementerian Perhubungan agar mendapatkan persetujuan atau tidak.

Irianto juga mengatakan, Pemprov Kaltara selalu menambah SOA setiap tahunnya, karena sudah merupakan komitmen besar untuk masyarakat. “Saya yakin masyarakat paham dan mengetahui upaya Pemprov mendukung agar MAF tetap beroperasi di Kaltara,” ujarnya.

Dia juga mengaku sudah memberi solusi dan saran untuk membantu operasional MAF boleh menarik bayaran. Namun, uangnya bukan langsung diberikan ke manajemen MAF, tetapi lewat gereja atau yayasan yang bakal mengatur. Sebab, izin MAF adalah misi sosial keagamaan.

Terkait rencana menggandeng MAF jadi ambulans udara, Irianto belum memastikan. Menurutnya, ambulans udara tidak mesti dengan MAF. Sebab, Pemprov Kaltara juga sudah memiliki rencana membeli pesawat N-219 untuk program ambulans udara.

Untuk tahap pertama, pihaknya sudah meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyediakan dana Rp 40 miliar, kemudian akan dibahas bersama DPRD Kaltara. “Kita akan lihat mana yang paling memungkinkan,” ujarnya.

“Kita ingin kalau beli pesawat paling tidak untuk operasional dan gaji pegawainya tidak membebani APBD. Mungkin akan kerja sama dengan maskapai komersial yang sudah punya pengalaman dan profesional. Atau, kalau membeli 2-3 pesawat bisa juga dikelola badan usaha milik daerah (BUMD). Tapi paling mungkin adalah kerja sama dengan maskapai komersial, karena akan difasilitasi PT Dirgantara Indonesia (DI), bank juga siap membiayai,” paparnya.

Menurutnya, pesawat N-219 juga cocok untuk bandara perintis, karena minimal landasan pacunya 400 meter saja. Lalu, pesawat tersebut juga bisa mendarat pada landasan tanah, asalkan kering bukan lahan becek.

Diwartakan sebelumnya, pada pertemuan yang dihadiri Sekretaris Jenderal Kemenhub Sugihardjo, Kepala Dinas Perhubungan Kaltara Taupan Madjid, Bupati Nunukan Asmin Laura, anggota DPRD Kaltara dan sejumlah tokoh masyarakat, Selasa (28/11), dihasilkan tiga solusi agar MAF bisa tetap melayani masyarakat pedalaman dan perbatasan di provinsi ke-34 ini.

 

Disampaikan Kepala Dishub Kaltara Taupan Madjid kepada media ini, tiga solusi tersebut yaitu pola pembayaran kepada pihak MAF tidak langsung dari masyarakat. Namun, dalam bentuk donasi yang dibayarkan masyarakat melalui lembaga adat, yayasan atau rumah ibadah. Selanjutnya, donasi tersebut diberikan kepada MAF untuk digunakan sebagai biaya tambahan operasional.

 

Solusi kedua, Kemenhub menyarankan agar Pemprov Kaltara mengajukan rute perintis ke Kemenhub. Ini sesuai Pasal 105 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Di pasal tersebut dijelaskan bahwa dalam keadaan tertentu angkutan udara perintis sebagaimana dimaksud pada pasal 104 dapat dilakukan oleh pemegang izin kegiatan angkutan udara bukan niaga.

Sedangkan solusi ketiga yaitu menyarankan kepada manajemen MAF untuk mengubah izin dari usaha sosial menjadi usaha niaga.

“Karena Kepmenhub Nomor 59 Tahun 2016 tidak bisa diperpanjang,” ujar Taupan. (rus/fen)


BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 18:00
BREAKING NEWS

Stevanus Tewas dalam Kecelakaan Speedboat

TARAKAN - Ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan didatangi sejumlah keluarga korban kecelakaan…

Selasa, 22 Mei 2018 16:31
BREAKING NEWS

Speedboat Tabrak Pohon, Korban Luka Parah, Satu Bayi Pingsan

TARAKAN - Kecelakaan speedboat kembali terjadi, kini giliran SB Harapan Baru keberangkatan pukul 12.00…

Selasa, 22 Mei 2018 14:51

Kasus Terduga Teroris Terus Dilidik

TANJUNG SELOR – Terduga teroris berinisial AS, berumur 22 tahun merupakan pemuda asal Bumi Paguntaka-sebutan…

Selasa, 22 Mei 2018 14:32

Pesawat Nurtanio Masih Uji Terbang

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara terus melakukan komunikasi sebagai tindaklanjut…

Selasa, 22 Mei 2018 14:15

Seribu Rumah Dicat, Gunakan Dana Swadaya

Penataan kawasan kumuh di Kelurahan Selumit Pantai segera dilakukan Pemerintah Kota Tarakan. Diperkirakan,…

Selasa, 22 Mei 2018 14:12

Formasi CPNS di Sosmed Hoaks

TANJUNG SELOR – Beberapa waktu lalu, di media sosial sempat ramai beredar informasi bahwa kuota…

Senin, 21 Mei 2018 14:40

Temui Moeldoko, Gubernur Bahas Listrik

JAKARTA – Lobi-lobi di tingkat pusat agar mendapat dukungan pembangunan, gencar dilakukan Gubernur…

Senin, 21 Mei 2018 14:27

Dapat Beasiswa ke Yaman, Ajak Generasi Muda Belajar Agama

Bagi generasi millenial, menjadi Youtuber atau Selebgram, merupakan pekerjaan yang lebih menarik. Namun…

Senin, 21 Mei 2018 14:24

Perbaikan di Apau Kayan Butuh Dana Besar

TANJUNG SELOR – Membangun infrastruktur jalan di perbatasan Indonesia-Malaysia tepatnya di Apau…

Minggu, 20 Mei 2018 14:41

Terlibat Narkoba, ASN Dipecat

TANJUNG SELOR – Perang terhadap narkoba tidak hanya menjadi slogan di lingkungan Pemprov…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .