MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 29 November 2017 13:55
Kuasai Bahasa Mandarin dan Inggris, Lulus SMA di Usia 16 Tahun

Sasa, Anak Kaltara yang Masuk Hubei University Tiongkok

ANAK CERDAS: Syadza Ulima Azalia Khair (tiga kiri) bersama keluarga ketika akan berangkat di Bandara Soekarno–Hatta, Senin (27/11) malam.

PROKAL.CO, Program Indonesia-Tiongkok Culture Center (ITCC) yang didirikan Dahlan Iskan, memberikan peluang yang besar bagi anak-anak Kaltara menimba ilmu di Negeri Tirai Bambu. Salah satunya, Syadza Ulima Azalia Khair yang akan melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Hubei University Tiongkok.

 

MUHAMMAD RAJAB, Tarakan

 

PUTRI kedua dari empat bersaudara pasangan Khairul dan Rujiah ini telah bertolak ke Tiongkok pada Senin (27/11) malam, melalui Bandara Soekarno-Hatta. Ia dihantar oleh kedua orangtua dan saudaranya. 

Keberangkatan Sasa -sapaan akrabnya- ke Tiongkok tidak sendiri. Menurut ayahnya, Khairul, bersama Sasa ada dua putra-putri Indonesia lain dari Cilacap dan Papua yang juga masuk Fakultas Kedokteran Hubei University Tiongkok.  

"Sasa ini kemarin ikut di programnya yayasan Dahlan Iskan. Dan, alhamdulillah diterima di Fakultas Kedokteran Hubei University," ujar Khairul ditemui di kediamannya di Kelurahan Sebengkok, Selasa (28/11).

Menurut Khairul, putrinya yang lahir di Tarakan 3 Januari 2001 ini memang punya kemampuan unik untuk mengikuti tes. Selain didukung pengetahuannya yang luas dan pemikirannya yang cerdas, ia juga menguasai dua bahasa sekaligus, Inggris dan Mandarin. 

Itu dibuktikan dengan hasil tes TOEFL yang mampu menempati peringkat kedua tertinggi. "TOEFL-nya nilai 507," sebut Khairul.

Untuk bisa menguasai bahasa Mandarin, Khairul mengaku bahwa Sasa memang memiliki persiapan dengan mengikuti kursus selama beberapa bulan. 

Hanya saja, Khairul merendah bahwa kemampuan anaknya dalam berbahasa Mandarin tidak begitu fasih. "Kalau bahasa Mandarin memang baru kemarin," tuturnya.  

Sementara untuk bahasa Inggris, Khairul mengakui kemampuan percakapan anaknya memang cukup baik, karena sebelumnya bersekolah di SMA Boarding School Jakarta.  

Khairul sendiri tidak khawatir akan nasib anaknya di Tiongkok. Ia sudah membiasakan Sasa hidup tanpa didamping orangtua sejak sekolah di Jakarta. Tidak hanya Sasa, dua anaknya yang lain juga dititip bersekolah di luar Tarakan.  

Menurut Khairul, selain karena latar belakang keluarga yang berprofesi sebagai dokter, keinginan Sasa masuk Fakultas Kedokteran memang kemauan sendiri, karena sering melihat orangtuanya memeriksa pasien sejak kecil. Khairul dan istrinya pun mendukung cita-cita anaknya. 

“Kami percayalah bahwa dia bisa mengelola kehidupannya sendiri,” ujar mantan Kepala Dinas Kesehatan Tarakan ini.

Menurut Khairul, Sasa rencananya akan menempuh pendidikan selama 6 tahun di Fakultas Kedokteran Hubei University. Ia langsung mengambil spesialisasi  bedah sehingga saat lulus nanti sudah menyandung status dokter spesialis bedah.

Sebenarnya, sebelum mengikuti program beasiswa dari yayasan Dahlan Iskan, Sasa, kata Khairul, sempat berencana ingin mengambil pendidikan kedokteran di Jerman. Namun, karena banyak pertimbangan dan di sisi lain ada kesempatan dari yayasan Dahlan Iskan, ia pun mencoba.

Selain itu, Sasa sebenarnya juga sudah diterima di tempat kuliah kakaknya yang juga mengambil ilmu kedokteran pada salah satu universitas di Jakarta. Namun, Sasa lebih tertarik mengikuti program beasiswa dari yayasan Dahlan Iskan. Dan, akhirnya kerja keras dan kemauannya berbuah hasil.

Terlepas keberhasilan itu, Khairul mengaku Sasa memang terbilang anak yang cerdas. Sejak duduk di bangku SD Parta Dharma, ia selalu mendapat ranking kelas. Begitu juga ketika duduk di bangku SMP Negeri 1 Tarakan.

Bahkan, ketika menempuh pendidikan di SMA Boarding School, Sasa hanya butuh waktu dua tahun untuk menyelesaikan pendidikannya. “Sekolahnya di Boarding School akselerasi dua tahun saja. Dia lulus di usia 16 tahun,” ungkapnya. (*/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 12:46

Lahan Belum Jelas, Rp 80 M Kembali ke Pusat

TANJUNG SELOR – Pengembangan Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan masih terkendala…

Sabtu, 20 Januari 2018 12:45

Puluhan Hektare Sawah Terendam, Petani Terancam Gagal Panen

TANJUNG SELOR – Hujan yang mengguyur Kabupaten Bulungan dalam beberapa hari terakhir, membuat…

Sabtu, 20 Januari 2018 12:41

Pekerja Tak Gunakan AP, Kontraktor Proyek Ditegur Disnaker

TANJUNG SELOR – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri mencanangkan peringatan hari Keselamatan…

Jumat, 19 Januari 2018 11:25

Bankeu Revisi RTRW Bakal Dipangkas

TANJUNG SELOR – Pemberian bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltara kepada Pemkab Bulungan…

Kamis, 18 Januari 2018 11:53

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

TANJUNG SELOR – Pembangunan jalan di Kaltara hingga kini terus dilakukan, baik oleh pemerintah…

Kamis, 18 Januari 2018 11:46

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

TANJUNG SELOR – Jalan menanjak di sekitar Kilometer 16 poros Bulungan-Berau, kembali memakan korban.…

Kamis, 18 Januari 2018 11:44

Agen Kapal Survei Kerusakan Dermaga

TARAKAN – Agen kapal tugboat KSA 32/BG Intan 7504 segera merealisasikan janjinya memperbaiki atap…

Rabu, 17 Januari 2018 13:36

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan

TANJUNG SELOR - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2012 tentang Garis Sempadan Bangunan (GSB) ditargetkan…

Rabu, 17 Januari 2018 13:11

Status KLB Difteri Berdampak ke Pariwisata

TARAKAN – Penyakit difteri yang mewabah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Utara, ikut berdampak…

Rabu, 17 Januari 2018 13:10

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kementerian Perhubungan sejak tahun lalu mulai menggulirkan program tol udara…

Anak SD Jadi Korban Cabul

Posisi Laura Terancam, Gubenur Tunggu Surat Resmi PTUN Samarinda

Daya PLN Bertambah 3 MW

Hanya Butuh Waktu 30 Menit, Rekonstruksi Pembuangan Janin

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

Akan Panggil Nakhoda Tugboat

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan

Tunggu Persetujuan Penlok dari Kemenhub
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .