MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 28 November 2017 13:39
Warga Long Sule Terisolasi
MINTA SOLUSI: Warga melakukan aksi damai di depan DPRD Bulungan, Senin (27/11).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dibekukannya izin penerbangan maskapai MAF di wilayah Kaltara, memiliki dampak yang luar biasa bagi warga perbatasan provinsi ke-34 ini.

Karena selama ini warga di perbatasan yang tidak dijangkau penerbangan bersubsidi dengan pesawat milik maskapai Susi Air, hanya bergantung pada MAF. Terutama, untuk membawa warga yang sakit berobat ke ibu kota Kabupaten Malinau dan Nunukan.

Seperti Desa Long Sule, Kecamatan Kayan Hilir, Malinau yang masih sulit diakses melalui jalan darat. Warga setempat, menurut Ketua Lembaga Adat Dayak Kaltara Henoch Merang, hanya bergantung pada transportasi udara yaitu MAF.

“Karena hanya pesawat MAF yang selama ini bisa mendarat di Long Sule. Begitu juga di Long Nawang (Kecamatan Kayan Hulu, Malinau) cuma MAF yang mendarat,” ungkapnya saat ditemui di sela-sela aksi damai menyikapi dibekukannya izin MAF yang berlangsung di depan DPRD Bulungan, Senin (27/11).

Dengan tidak beroperasinya MAF, lanjutnya, maka warga di Desa Long Sule maupun desa lain yang selama ini hanya dilayani MAF, jadi terisolasi. Padahal, kata Henoch, Kaltara yang merupakan provinsi baru harus ada semangat membangun. Bukan malah mundur.

“Apalagi perbatasan itu sudah tertinggal, minim pembangunan. Kalau tidak ada MAF, semakin tertinggal,” sesalnya.

“Bagaimana mau membangun perbatasan kalau penerbangan aja susah,” sambungnya.

Tokoh masyarakat adat Dayak lainnya, Apuy Laing, juga menyesalkan dibekukannya izin penerbangan MAF yang sudah puluhan tahun melayani warga pedalaman dan perbatasan.

“(Pembekuan izin MAF, Red) Ini menyebabkan keprihatinan. Harusnya ada solusi dari pemerintah,” tegasnya.

Dia juga menyampaikan bahwa selama ini MAF telah berbuat banyak kepada warga di perbatasan. Karena itu, lanjut dia, seharusnya pemerintah melihat bahwa warga di pedalaman dan perbatasan sangat membutuhkan transportasi udara.

“Kalau MAF berhenti (beroperasi), sama aja semakin memiskinkan warga perbatasan. Pembatalan (izin penerbangan, Red) ini harus dipertimbangkan demi masyarakat,” serunya saat menyampaikan orasi.

Dia juga menegaskan bahwa warga tidak membela perusahaan. Tapi, kelanjutan penerbangan MAF demi membela masyarakat pedalaman dan perbatasan. Jika pemerintah tidak memperpanjang izin penerbangan MAF, dia menyatakan jangan bermimpi dengan program membangun perbatasan.

“Seharusnya, pemerintah jangan mengesampingkan warga di perbatasan. Warga perbatasan juga ikut mempertahankan Republik Indonesia ini,” tegasnya.

Perwakilan warga lainnya, Julius, tidak mempermasalahkan jika pemerintah membekukan izin MAF. Hanya saja, dia meminta ada solusi cepat yang diberikan pemerintah terhadap warga pedalaman dan perbatasan.

“Kami nggak peduli dengan alasan dicabutnya izin MAF. Yang kami minta apa solusinya,” kesalnya. (fen)


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 11:25

Bankeu Revisi RTRW Bakal Dipangkas

TANJUNG SELOR – Pemberian bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltara kepada Pemkab Bulungan…

Kamis, 18 Januari 2018 11:53

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

TANJUNG SELOR – Pembangunan jalan di Kaltara hingga kini terus dilakukan, baik oleh pemerintah…

Kamis, 18 Januari 2018 11:46

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

TANJUNG SELOR – Jalan menanjak di sekitar Kilometer 16 poros Bulungan-Berau, kembali memakan korban.…

Kamis, 18 Januari 2018 11:44

Agen Kapal Survei Kerusakan Dermaga

TARAKAN – Agen kapal tugboat KSA 32/BG Intan 7504 segera merealisasikan janjinya memperbaiki atap…

Rabu, 17 Januari 2018 13:36

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan

TANJUNG SELOR - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2012 tentang Garis Sempadan Bangunan (GSB) ditargetkan…

Rabu, 17 Januari 2018 13:11

Status KLB Difteri Berdampak ke Pariwisata

TARAKAN – Penyakit difteri yang mewabah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Utara, ikut berdampak…

Rabu, 17 Januari 2018 13:10

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kementerian Perhubungan sejak tahun lalu mulai menggulirkan program tol udara…

Rabu, 17 Januari 2018 12:57

Akan Panggil Nakhoda Tugboat

TARAKAN – Meski diduga karena faktor cuaca, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)…

Rabu, 17 Januari 2018 12:54

Tunggu Persetujuan Penlok dari Kemenhub

TANJUNG SELOR – Kondisi jalan di Kaltara perlu diamankan dari ancaman kerusakan akibat banyaknya…

Selasa, 16 Januari 2018 11:00

Penumpang Minsen Nyaris Jadi Korban

TARAKAN – Penumpang di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dibuat heboh dengan peristiwa yang terjadi…

Anak SD Jadi Korban Cabul

Data KTP-el Gagal Terkirim

Daya PLN Bertambah 3 MW

Posisi Laura Terancam, Gubenur Tunggu Surat Resmi PTUN Samarinda

4 PLBN Kaltara Jadi Prioritas

Hanya Butuh Waktu 30 Menit, Rekonstruksi Pembuangan Janin

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

Akan Panggil Nakhoda Tugboat

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

Tunggu Persetujuan Penlok dari Kemenhub
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .