MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 28 November 2017 13:39
Warga Long Sule Terisolasi
MINTA SOLUSI: Warga melakukan aksi damai di depan DPRD Bulungan, Senin (27/11).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dibekukannya izin penerbangan maskapai MAF di wilayah Kaltara, memiliki dampak yang luar biasa bagi warga perbatasan provinsi ke-34 ini.

Karena selama ini warga di perbatasan yang tidak dijangkau penerbangan bersubsidi dengan pesawat milik maskapai Susi Air, hanya bergantung pada MAF. Terutama, untuk membawa warga yang sakit berobat ke ibu kota Kabupaten Malinau dan Nunukan.

Seperti Desa Long Sule, Kecamatan Kayan Hilir, Malinau yang masih sulit diakses melalui jalan darat. Warga setempat, menurut Ketua Lembaga Adat Dayak Kaltara Henoch Merang, hanya bergantung pada transportasi udara yaitu MAF.

“Karena hanya pesawat MAF yang selama ini bisa mendarat di Long Sule. Begitu juga di Long Nawang (Kecamatan Kayan Hulu, Malinau) cuma MAF yang mendarat,” ungkapnya saat ditemui di sela-sela aksi damai menyikapi dibekukannya izin MAF yang berlangsung di depan DPRD Bulungan, Senin (27/11).

Dengan tidak beroperasinya MAF, lanjutnya, maka warga di Desa Long Sule maupun desa lain yang selama ini hanya dilayani MAF, jadi terisolasi. Padahal, kata Henoch, Kaltara yang merupakan provinsi baru harus ada semangat membangun. Bukan malah mundur.

“Apalagi perbatasan itu sudah tertinggal, minim pembangunan. Kalau tidak ada MAF, semakin tertinggal,” sesalnya.

“Bagaimana mau membangun perbatasan kalau penerbangan aja susah,” sambungnya.

Tokoh masyarakat adat Dayak lainnya, Apuy Laing, juga menyesalkan dibekukannya izin penerbangan MAF yang sudah puluhan tahun melayani warga pedalaman dan perbatasan.

“(Pembekuan izin MAF, Red) Ini menyebabkan keprihatinan. Harusnya ada solusi dari pemerintah,” tegasnya.

Dia juga menyampaikan bahwa selama ini MAF telah berbuat banyak kepada warga di perbatasan. Karena itu, lanjut dia, seharusnya pemerintah melihat bahwa warga di pedalaman dan perbatasan sangat membutuhkan transportasi udara.

“Kalau MAF berhenti (beroperasi), sama aja semakin memiskinkan warga perbatasan. Pembatalan (izin penerbangan, Red) ini harus dipertimbangkan demi masyarakat,” serunya saat menyampaikan orasi.

Dia juga menegaskan bahwa warga tidak membela perusahaan. Tapi, kelanjutan penerbangan MAF demi membela masyarakat pedalaman dan perbatasan. Jika pemerintah tidak memperpanjang izin penerbangan MAF, dia menyatakan jangan bermimpi dengan program membangun perbatasan.

“Seharusnya, pemerintah jangan mengesampingkan warga di perbatasan. Warga perbatasan juga ikut mempertahankan Republik Indonesia ini,” tegasnya.

Perwakilan warga lainnya, Julius, tidak mempermasalahkan jika pemerintah membekukan izin MAF. Hanya saja, dia meminta ada solusi cepat yang diberikan pemerintah terhadap warga pedalaman dan perbatasan.

“Kami nggak peduli dengan alasan dicabutnya izin MAF. Yang kami minta apa solusinya,” kesalnya. (fen)


BACA JUGA

Minggu, 22 Juli 2018 11:08

CJH Kaltara Hanya Satu Kloter

TANJUNG SELOR - Jadwal keberangkatan calon jamaah haji (CJH) Kaltara telah ditentukan, pada 9 Agustus…

Minggu, 22 Juli 2018 11:04

Butuh Keseriusan, Punya Hak yang Sama

Pemerataan pendidikan menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung tuntas bagi pemerintah. Tidak hanya bagi…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:57

Spanduk Selamat Datang Jadi Korban Angin Kencang

DALAM 3 hari mendatang Tarakan akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:51

Bocah 9 Tahun Hilang Empat Hari

TANJUNG SELOR - Seorang bocah bernama Bayu, 9 tahun, dilaporkan hilang di hutan di Desa Labuk, Kecamatan…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:41

Pengaturan Lalu Lintas Sudah Matang

PELAKSANAAN Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tinggal…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:38

Mendagri Hadiri Rakernas Apeksi

TARAKAN – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Thjahjo Kumolo dijadwalkan hadir sekaligus membuka Rapat…

Jumat, 20 Juli 2018 13:17

Seorang PNS Diduga Nge-Grab

KEBERADAAN layanan jasa transportasi berbasis online, Grab, di satu sisi mengancam pendapatan sopir…

Jumat, 20 Juli 2018 13:10

Ikuti Regulasi atau Tidak Boleh Beroperasi

TARAKAN – Kontroversi terhadap kehadiran layanan jasa transportasi berbasis online, Grab, terutama…

Jumat, 20 Juli 2018 13:07

Jasad Tanpa Kepala Ditemukan

TANJUNG SELOR – Kejadian heboh menggegerkan warga Bulungan dan sekitarnya pada Kamis (19/7). Pasalnya,…

Jumat, 20 Juli 2018 13:03

Terhambat Bahasa Daerah, Tembus Pedalaman Kaltara

Berlawal dari keprihatinan terhadap rendahnya tingkat membaca anak-anak di Kaltara, segelintir anak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .