MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 23 November 2017 13:39
Gubernur Promosikan Potensi Wisata
PROMOSI WISATA: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie memaparkan potensi wisata di Kaltara pada pertemuan bilateral Indonesia-Tiongkok di Beijing, Rabu (22/11).

PROKAL.CO, align="left">BEIJING – Di samping membahas soal kerja sama di bidang investasi, dalam pertemuan kerja sama Indonesia-Tiongkok dan Seminar Pembiayaan Pembangunan atau Seminar on Development Finance and China-Indonesia Cooperation yang difasilitasi oleh China Development Bank (CDB) di Beijing, juga dimanfaatkan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mempromosikan potensi pariwisata.

 

“Kaltara memiliki kekayaan yang luar biasa. Tidak hanya potensi sumber daya alam (SDA), namun Kaltara juga memiliki potensi pariwisata yang tidak di semua daerah ada,” kata Irianto.

 

Potensi tersebutlah yang ikut dipromosikan dalam pertemuan tersebut. Utamanya, pariwisata di Kabupaten Malinau, Bulungan dan Nunukan yang punya potensi kultur dan budaya masyarakat, hutan alam konservasi, flora dan fauna, serta sungai-sungai yang besar, alami dan indah.

 

Sementara itu, pada hari ketiga pertemuan kemarin (22/11), Gubernur kembali menyampaikan paparan. Kali ini, lebih fokus pada pemantapan proyek-proyek besar yang akan maupun telah ditawarkan kepada investor Tiongkok. “Setelah sebelumnya kita sudah banyak melakukan MoU (Memorandum of Understanding) secara intensif dengan sejumlah investor, dalam pertemuan tadi adalah penajamannya,” jelas Gubernur.

 

Sejumlah perusahaan yang menjadi partner dan akan berinvestasi, kata Gubernur, ikut serta sekaligus diperkenalkan dalam pertemuan itu. Seperti PT Kayan Hydro Energy (KHE) yang akan membangun PLTA, PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum (Persero) yang akan membangun industri smelter, PT Wika, Hans Energy dan Serawak Energy Berhad.

 

Gubernur mengatakan, sengaja mengikutsertakan para investor ini agar mereka mendapatkan partner perusahaan langsung dari Tiongkok. Baik partner di bidang teknologi maupun dukungan pembiayaan. “Alhamdulillah dari pihak CDB responsnya sangat positif, dan siap membantu pendanaan,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyinggung soal investasi di bidang minyak dan gas. Termasuk potensi perkebunan kelapa sawit hingga pabrik turunannya. Irianto mengatakan, menurut informasi dari Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian, sebanyak 20 persen penggunaan biodiesel sudah dilakukan Indonesia. “Indonesia menguasai 52 persen pasar dunia sawit. Dan Kaltara punya potensi yang besar di bidang itu,” sebutnya.

 

Untuk diketahui, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie turut hadir dalam pertemuan bilateral yang difasilitasi oleh CDB di Beijing, Tiongkok dan dilaksanakan pada 20 hingga 24 November 2017.

 

Pertemuan ini dihadiri oleh puluhan delegasi dari Indonesia yang dipimpin oleh Deputi Bidang Pembangunan Infrastruktur Ridwan Djamaluddin mewakili Menko Kemaritiman Luhut B Panjaitan.

 

Pertemuan tersebut, merupakan tindak lanjut dari program kerjasama bilateral antara Indonesia dan Pemerintah China melalui skema Global Maritime Fulcru (GMF) dan Belt Road Initiative (BRI) yang juga sering disebut One Belt and One Road (OBOR) Initiative.

 

Dari pertemuan tersebut, akan dihasilkan beberapa kesepakatan. Di antaranya mengenai proyek-proyek apa saja yang akan di-support pendanaannya oleh CDB, sebagai investasi di Indonesa. Terutama ke daerah-daerah yang masuk dalam skema kerja sama GMF-BRI. Salah satunya, Kaltara.

 

Di Kaltara, melalui skema kerja sama ini difokuskan pada pengembangan investasi untuk pembangunan sektor perkebunan, hydro power, yaitu PLTA, serta pengembangan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi. Termasuk juga rencana pembangunan kilang minyak.

Adapun nilai investasinya sangat besar. Dari sejumlah kegiatan yang akan dilakukan di Kaltara, perkiraan investasinya mencapai USD 45,98 miliar. Namun karena skala prioritas, dana investasi yang bakal diserap mencapai USD 26,5 miliar atau sekira Rp 355,1 triliun (nilai kurs Rp 13.000 per USD 1).(humas)


BACA JUGA

Selasa, 17 Juli 2018 15:47

Kualitas Layanan Perizinan Jadi Penekanan Gubernur

JAKARTA - Perbaikan layanan perizinan menjadi salah satu ekspektasi besar yang disampaikan Gubernur…

Selasa, 17 Juli 2018 15:45

75 Ribu Hektare Tambak Akan Dilegalkan

TANJUNG SELOR – Pemerintah melalui APBN 2018 mengalokasikan dana sebesar Rp 1,2 miliar untuk membantu…

Selasa, 17 Juli 2018 15:40

Pj Sekprov Harapkan Kemampuan ASN Meningkat

TANJUNG SELOR – Penjabat (Pj) Sekprov Kaltara H Syaiful Herman mengimbau kepada seluruh aparatur…

Senin, 16 Juli 2018 17:07

Harga Tiket Pesawat Dianggap Masih Wajar

TANJUNG SELOR – Harga tiket pesawat, khususnya di wilayah Kaltara masih dalam ambang batas dan…

Senin, 16 Juli 2018 17:06

Diskominfo Rencana Pengadaan Server Sendiri

UNTUK mewujudkan proses kerja yang efisien, efektif, transparan, dan akuntabel serta meningkatnya kualitas…

Senin, 16 Juli 2018 17:03

Kaltara Belajar Pengembangan Smart City

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie melakukan pertemuan silaturahmi…

Senin, 16 Juli 2018 16:57

Pengelola Perpustakaan Punya Peranan

TARAKAN – Sebagai upaya mewujudkan proram Indonesia Gemar Membaca yang terus digalakkan, Perpustakaan…

Senin, 16 Juli 2018 16:55

Peringatan HAN untuk Implementasikan UU Perlindungan Anak

TANJUNG SELOR – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) menjadi momen untuk mengimplementasikan penerepan…

Jumat, 13 Juli 2018 14:09

Harus Cerdas dan Bijak Gunakan Teknologi

TARAKAN - Tindakan terorisme dan radikalisme di Indonesia yang menjadi kekhawatiran secara nasional,…

Jumat, 13 Juli 2018 14:08

Destinasi Wisata Terus Dikembangkan

TANJUNG SELOR –  Upaya Pemprov Kaltara dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .