MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 19 November 2017 14:02
Soal Bakso Terindikasi Spesies Tikus, DPKP Sebut Ada Tiga Faktor

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Isu adanya kandungan daging tikus pada bakso di Nunukan, masih ramai diperbincangkan masyarakat setempat. Menurut Heryanti, Kasi Kemavet, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, ada tiga faktor yang bisa jadi penyebab.

 

Tiga faktor yang dimaksud yaitu bahan baku. Misal, berasal dari bahan yang memang dioplos atau bisa juga berasal dari daging yang proses penyimpanannya tidak baik sehingga memungkinkan terjadi kontaminasi.

 

Kedua, faktor bahan baku tambahan seperti tepung yang ketika di simpan dalam gudang tidak tertutup. Ini juga bisa menyebabkan kontaminasi tikus. Yang terakhir, proses penggilingan juga bisa terkontaminasi pada peralatan yang dipakai. Mungkin saja, kata dia, berasal dari bulu tikus yang terjatuh sewaktu tikus berada di mesin penggiling.

 

“Oleh karena itu, perlu pembinaan tentang menjaga kebersihan. Mulai bahan baku, proses produksi, peralatan hingga penyimpanan produk pangan asal hewan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (18/11).

 

“Karena memang produk pangan asal hewan ini rentan kontaminasi. Jadi, semuanya masih bersifat kemungkinan-kemungkinan, tapi yang pasti PCR membaca ada identifikasi spesies. Artinya, ada material dari tikus di dalam sampel. Kami masih menunggu klarifikasi dari Bvet Banjarbaru,” sambungnya.

 

Dia menambahkan, perlu kesadaran pelaku usaha untuk meminimalisasi potensi faktor yang ada. Sehingga, perlahan bisa dideteksi potensi kritis mana yang kemungkinan besar jadi penyebabnya. Yang pasti, lanjutnya, faktor higienitas sanitasi menjadi pekerjaan rumah pelaku usaha.

 

“Jadi, kami berikan beberapa rekomendasi saran perbaikan. Kalau sudah dipenuhi saran-saran kami, nanti dilakukan sampling lagi untuk mengetahui hasil positif itu, karena sengaja atau tidak sengaja,” ujarnya.

 

Dia juga mengatakan, sebelumnya sudah dilakukan penelusuran ke Nunukan setelah mendapatkan surat dari Balai Veteriner Banjarbaru terkait hasil uji laboratorium. Penelusuran yang dilakukan pada 1 November lalu, itu untuk mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan kemungkinan penyebab hasil positif seperti yang disebutkan dalam surat bernomor 29005/PK.310/F.5.E/09/2017 tertanggal 29 September 2017.

 

Disebutkannya, uji laboratorium yang dilakukan Bvet Banjarbaru menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR). Menurutnya, PCR merupakan uji laboratorium yang sangat sensitif, karena menggunakan DNA.

 

“Sehingga, bagian tubuh tikus sekecil apa pun akan terbaca positif spesies tikus,” terangnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 14 Desember 2017 22:49
BREAKING NEWS

Rumah Makan Dilalap si Jago Merah

TARAKAN - Kebakaran terjadi di rumah makan (RM) Mandor 3 Jalan Yos Sudarso RT 13 nomor 7 Kelurahan Karang…

Kamis, 14 Desember 2017 12:19

76 Jabatan Tak Terisi, Pemberkasan hingga 24 Desember

TANJUNG SELOR – Kabar gembira bagi para pendaftar CPNS Pemprov Kaltara yang sudah menunggu pengumuman…

Kamis, 14 Desember 2017 11:57

Cari Handphone Berujung Maut

TARAKAN – Dua peristiwa warga tersengat listrik terjadi di Tarakan. Pertama terjadi pada Selasa…

Kamis, 14 Desember 2017 11:54

Polres Siapkan 200 Personel

GUNA mengamankan kedatangan Kapolri di Tanjung Selor, sejumlah personel Polres Bulungan akan dikerahkan…

Kamis, 14 Desember 2017 11:53

Kunjungan Kapolri Bakal Jadi Sejarah

TANJUNG SELOR – Kapolri Jenderal Tito Karnavian direncanakan bakal melakukan kunjungan ke Kalimantan…

Kamis, 14 Desember 2017 11:51

Terbitan Yudhistira Tak Beredar di Bulungan

TANJUNG SELOR – Beredarnya buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk kelas 6 SD dengan…

Rabu, 13 Desember 2017 12:27

Sidang Kasus Pembunuhan Diwarnai Keributan

TARAKAN – Suasana di salah satu ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Selasa (12/12), sempat…

Rabu, 13 Desember 2017 12:07

Biar Tidak Pikun, Rajin Sedekah agar Rezeki Bertambah

Usia senja biasanya digunakan sebagian banyak orang untuk berada di rumah, Namun, tidak dengan Djuwito.…

Rabu, 13 Desember 2017 10:42
BREAKING NEWS

Pekerja bangunan Terlempar, Diduga Tersengat Listrik

TARAKAN - Warga di Jalan Pulau Banda Kelurahan Kampung Satu, Rabu (13/12) dikagetkan bunyi seperti suara…

Selasa, 12 Desember 2017 12:22

Pengumuman CPNS Tunggu Arahan Gubernur

TANJUNG SELOR – Hasil akhir penerimaan CPNS Pemprov Kaltara hingga kini belum dilakukan pengumuman.…

Dua Kabupaten Lambat Serahkan LPj Dana Desa

Express Air Berminat Jadi Operator

Syarat Desa Harus Jelas

Baru Berusia 22 Tahun, Selesaikan S-2 Hanya Delapan Bulan

Wisata Pantai Masih Perlu Sentuhan

Pembuang Bayi di Tarakan Terancam 5 Tahun Kurungan

Pengumuman CPNS Tunggu Arahan Gubernur

Pemkab Disarankan Berkoordinasi, Percepat Revisi RTRW Bulungan

Penjual Obat Jadi Tersangka Kasus Pembuangan Janin

Sidang Kasus Pembunuhan Diwarnai Keributan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .