MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Jumat, 17 November 2017 13:17
BUANYAKKK...!! Hingga Oktober, Sudah 1.187 TKI Dideportasi
Ratusan WNI yang dideportasi dari Malaysia. Mereka dipulangkan lewat Nunukan, Kaltara.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Bekerja di luar negeri masih menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia. Berdasarkan catatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltara yang dihimpun dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Tawau, Malaysia, jumlah TKI mencapai 173.101 orang.

Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kaltara Dwi Purnomo memaparkan dari 173.101, sekitar 100 ribu di antaranya merupakan TKI yang masuk tidak sesuai prosedur (unprocedure) atau ilegal. Hanya sekitar 73 ribu TKI yang masuk ke Malaysia sesuai prosedur yang bear atau legal. Sehingga, TKI yang masuk secara unprocedure memiliki risiko yang besar mendapatkan masalah selama di Malaysia, termasuk dideportasi.

Dia mengungkapkan, hingga Oktober 2017, sudah ada 1.187 TKI yang dideportasi dari Malaysia. Terdiri dari pria 838 orang, wanita 280 orang, dan anak-anak 69 orang.

“Yang masuk secara unprocedure penyebabnya karena undocument atau dokumennya tidak lengkap. Undocument ini terkait dengan keimigrasian. Misalnya, dokumen imigrasi sudah mati dan mereka memilih tinggal lebih lama. Kalau ada razia di sana mereka pasti dipulangkan, dideportasi,” tuturnya, Kamis (16/11).

Selain deportasi, TKI di Malaysia juga menghadapi masalah lain seperti gaji yang dibayar tidak sesuai kontrak, kecelakaan kerja hingga masalah kriminal. Berdasarkan catatan yang diterima pihaknya, hingga Oktober lalu ada 143 kasus yang ditangani oleh KJRI di Tawau.

“Dari jumlah itu, 102 kasus sudah terselesaikan, sedangkan 41 kasus masih dalam proses,” sebutnya.

Keberadaan TKI di Malaysia bagai dua sisi mata uang. Di satu sisi memiliki dampak positif sebagai penyumbang devisa, namun di sisi lain juga banyak permasalahan, karena ketidaklengkapan dokumen. Dwi mengatakan, ada beberapa alasan yang membuat banyak masyarakat memilih menjadi TKI. Di antaranya, karena ingin mencari penghidupan yang lebih baik, ketersediaan lapangan kerja, gaji yang lebih menjanjikan dan tersedianya fasilitas yang lebih baik.

Untuk melindungi TKI di luar negeri, dibentuk satuan tugas (Satgas) perlindungan dan penanganan TKI hingga membuat aplikasi berbasis android bernama Safe Travel yang dikembangkan Kementerian Luar Negeri. “Pemerintah daerah sediakan informasi untuk mengedukasi TKI sebagai upaya perlindungan. Dengan aplikasi itu bisa dipantau negara mana yang aman dan berbahaya (untuk TKI),” bebernya. (rus/fen)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 14:19

Penderita ISPA Mencapai 9.828 Orang

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan Bulungan mencatat 10 penyakit paling banyak diderita warga, baik…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:10

POPM Masih 72 Persen

TANJUNG SELOR – Pemberian obat pencegaha massal (POPM) kaki gajah atau filariasis yang dimulai…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:23

30 Persen Balita Pendek di Daerah Tertinggal

TANJUNG SELOR – Kepala Bidang Sosial, Budaya dan Pemerintahan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:55

Utamakan Program Literasi di Desa

TANJUNG SELOR – Program literasi akan difokuskan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:54

Pasar Jelarai Ditarget Awal 2019

TANJUNG SELOR – Pasar tradisional yang dibangun di Desa Jelarai, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan,…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:40

Investasi Berdampak ke PAD

TANJUNG SELOR – Kepala Bidang Promosi dan Kerja Sama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:24

Target Imunisasi MR Tersisa 13 Persen

TANJUNG SELOR – Upaya merealisasikan target pemberian imunisasi atau vaksin measles rubella (MR),…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:22

Ubah Stigma Penderita HIV/AIDS

TANJUNG SELOR - Kasus Human Immunodeficiency virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS)…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:19

PAD dari Pasar Sulit Terealisasi, Ini Alasannya

TANJUNG SELOR – Target pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi maupun biaya sewa tempat di…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:00

Ada Isu, Tapi Pejabat Ini Yakin Tak Ada Telur Palsu

TANJUNG SELOR – Beredarnya isu telur palsu yang dijual di pasaran, membuat resah warga Tanjung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .