MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 17 November 2017 13:06
Awasi Produk Olahan dengan Sipawan

Pedagang Khawatir Ditinggal Pelanggan

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Baru-baru ini, masyarakat di Kaltara, khususnya Kabupaten Nunukan dihebohkan dengan bakso yang terindikasi menggunakan daging tikus.

Itu setelah adanya surat dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara Nomor 324/1459/DPKP/X/2017 perihal Hasil Uji Laboratorium Sampel Pangan asal Hewan.

Surat PKP tersebut isinya menindaklanjuti hasil pemeriksaan laboratorium yang telah diterbitkan oleh Kepala Balai Veteriner Banjarbaru Nomor 29005/PK.310/F.5.E/09/2017 tertanggal 29 September 2017 atas sampel-sampel pangan asal hewan yang telah dilakukan oleh petugas pada pelaku usaha produk pangan asal hewan di Kabupaten Nunukan.

Kepala Seksi Kesmavet, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan DPKP Kaltara Heryanti mengatakan, untuk memberikan jaminan keamanan, kesehatan, keutuhan dan kehalalan produk pangan asal hewan (PAH), perlu dilakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaku usaha produk PAH. Di antaranya, melakukan pendataan pelaku usaha, penjualan dan peredaran PAH.

Pihaknya kini mengembangkan sebuah sistem untuk melakukan pengawasan tersebut yang diberi nama Sistem Informasi Pangan Asal Hewan atau Sipawan. Sistem informasi tersebut berisi tentang data pelaku usaha, meliputi nama, nomor telepon seluler, jenis produk PAH yang dijual dan lokasi usaha.

“Data tersebut akan di-update harian berdasarkan laporan pelaku usaha melalui SMS (short message service) dengan format tertentu dalam sebuah sistem informasi. Sehingga dapat diakses secara online oleh masyarakat,” paparnya.

Perempuan dengan gelar dokter hewan ini menjelaskan, Sipawan merupakan salah satu upaya pihaknya sebagai pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat terhadap jenis dan ketersediaan produk PAH di Kaltara yang bisa diakses daring atau online. Sistem ini akan memberikan informasi mengenai produk yang beredar di masyarakat, serta sarana promosi pelaku usaha PAH.

“Selain itu, juga memudahkan dalam pengawasan dan pembinaan terhadap pelaku usaha dalam rangka penjaminan keamanan mutu pangan asal hewan. Supaya produk yang ada itu sehat, aman, utuh dan halal atau kami singkat (Asuh),” jelasnya.

Lewat sistem ini, lanjutnya, akan terpantau juga kebutuhan dan kesersediaan PAH di Kaltara berdasarkan laporan pelaku usaha. Sehingga, akan memudahkan instansi terkait mengatur regulasi masuk dan keluarnya PAH di Kaltara.

“Secara tidak langsung, sistem ini juga melatih pelaku usaha membuat laporan penjualan untuk mengetahui kemampuan penjualan per harinya. Ini berguna untuk mengurangi potensi penumpukan stok barang yang jika tidak tersimpan dengan baik akan mengurangi mutu produk tersebut,” terangnya, seraya mengatakan sistem ini bisa diakses di www.sipawan.com.

Untuk diketahui, PAH adalah semua bahan pangan yang berasal dari hewan ternak seperti daging, susu dan telur. Pangan asal hewan ini bisa berupa produk segar maupun produk olahan seperti nugget, sosis, bakso, yoghurt dan lainnya yang berasal dari hewan.

Pedagang Khawatir Ditinggal Pelanggan

Sementara itu, beredarnya isu bakso menggunakan daging tikus, membuat khawatir pedagang gorengan di Tanjung Selor, Bulungan yang juga menjual bakso ditinggal oleh pelanggan.

Anton, pedagang gorengan dan bakso keliling, mengaku sudah mengetahui beredarnya isu bakso daging tikus. Dirinya berharap para pembeli tidak terpengaruh dengan isu tersebut. Pasalnya, bila pembeli terpengaruh akan berdampak pada seluruh pedagang bakso.

“Bisa-bisa kalau pembeli beranggapan bahwa kebanyakan dari penjual bakso menggunakan daging tikus, dagangan kami pasti tidak akan ada pembeli,” ujarnya.

Pemilik rumah makan bakso, Samsir, juga mengaku hal yang sama. Dia khawatir isu tersebut berdampak pada usahanya. Namun, diakuinya sejauh ini masih ada saja warga yang makan bakso di tempatnya.

“Alhamdulilah, masih banyak yang datang membeli,” ujarnya.

Sedangkan Luther, mengaku ada warga yang sebelum membeli terlebih dahulu bertanya bahan baku bakso yang dijualnya. “Sudah ada beberapa pembeli yang meragukan pentolan yang saya jual,” ungkapnya. (rus/*/tyo/fen)


BACA JUGA

Kamis, 14 Desember 2017 22:49
BREAKING NEWS

Rumah Makan Dilalap si Jago Merah

TARAKAN - Kebakaran terjadi di rumah makan (RM) Mandor 3 Jalan Yos Sudarso RT 13 nomor 7 Kelurahan Karang…

Kamis, 14 Desember 2017 12:19

76 Jabatan Tak Terisi, Pemberkasan hingga 24 Desember

TANJUNG SELOR – Kabar gembira bagi para pendaftar CPNS Pemprov Kaltara yang sudah menunggu pengumuman…

Kamis, 14 Desember 2017 11:57

Cari Handphone Berujung Maut

TARAKAN – Dua peristiwa warga tersengat listrik terjadi di Tarakan. Pertama terjadi pada Selasa…

Kamis, 14 Desember 2017 11:54

Polres Siapkan 200 Personel

GUNA mengamankan kedatangan Kapolri di Tanjung Selor, sejumlah personel Polres Bulungan akan dikerahkan…

Kamis, 14 Desember 2017 11:53

Kunjungan Kapolri Bakal Jadi Sejarah

TANJUNG SELOR – Kapolri Jenderal Tito Karnavian direncanakan bakal melakukan kunjungan ke Kalimantan…

Kamis, 14 Desember 2017 11:51

Terbitan Yudhistira Tak Beredar di Bulungan

TANJUNG SELOR – Beredarnya buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk kelas 6 SD dengan…

Rabu, 13 Desember 2017 12:27

Sidang Kasus Pembunuhan Diwarnai Keributan

TARAKAN – Suasana di salah satu ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Selasa (12/12), sempat…

Rabu, 13 Desember 2017 12:07

Biar Tidak Pikun, Rajin Sedekah agar Rezeki Bertambah

Usia senja biasanya digunakan sebagian banyak orang untuk berada di rumah, Namun, tidak dengan Djuwito.…

Rabu, 13 Desember 2017 10:42
BREAKING NEWS

Pekerja bangunan Terlempar, Diduga Tersengat Listrik

TARAKAN - Warga di Jalan Pulau Banda Kelurahan Kampung Satu, Rabu (13/12) dikagetkan bunyi seperti suara…

Selasa, 12 Desember 2017 12:22

Pengumuman CPNS Tunggu Arahan Gubernur

TANJUNG SELOR – Hasil akhir penerimaan CPNS Pemprov Kaltara hingga kini belum dilakukan pengumuman.…

Dua Kabupaten Lambat Serahkan LPj Dana Desa

Express Air Berminat Jadi Operator

Syarat Desa Harus Jelas

Baru Berusia 22 Tahun, Selesaikan S-2 Hanya Delapan Bulan

Wisata Pantai Masih Perlu Sentuhan

Pembuang Bayi di Tarakan Terancam 5 Tahun Kurungan

Pengumuman CPNS Tunggu Arahan Gubernur

Pemkab Disarankan Berkoordinasi, Percepat Revisi RTRW Bulungan

Penjual Obat Jadi Tersangka Kasus Pembuangan Janin

Sidang Kasus Pembunuhan Diwarnai Keributan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .