MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Selasa, 14 November 2017 13:26
Percepat Realisasi Industri Smelter

Pemprov-Inalum Addendum MoU

LANGKAH MAJU: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama Dirut PT Inalum (Persero) Budi G Sadikin usai penandatanganan addendum MoU percepatan realisasi industri smelter alumina di Kaltara, Sabtu (10/11).

PROKAL.CO, JAKARTA – Rencana investasi PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Persero di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, menunjukkan perkembangan selangkah lebih maju.

Bertempat di ruang pertemuan Kantor Perwakilan PT Inalum (Persero) di Jakarta, Sabtu (11/10) lalu, dilakukan penandatanganan addendum nota kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) yang diwakili Gubernur Dr H Irianto Lambrie dengan PT Inalum (Persero) yang diwakili Direktur Utama Budi Gunadi Sadikin.

Gubernur mengungkapkan, penandatanganan addendum MoU ini merupakan langkah maju dari upaya percepatan realisasi industri smelter alumina oleh PT Inalum di Kaltara. “Ada beberapa hal yang menjadi poin penting pada addendum MoU ini. Tujuannya untuk percepatan realisasi investasi PT Inalum di Kaltara,” ujarnya.

Salah satu poinnya, sebut Gubernur, luasan lahan yang diperlukan berdasar MoU yang sudah disepakati sebelumnya, adalah 600 hektare (Ha) di KIPI Tanah Kuning – Mangkupadi, untuk membangun kawasan industri. Dalam addendum, dicantumkan tambahan kebutuhan lahan 200 ha, untuk keperluan menjadi kawasan permukiman terpadu.

Untuk diketahui, luasan lahan yang diproyeksikan untuk menjadi kawasan industri di Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan secara keseluruhan seluas 25.000 hektare. Dimana pada tahap pertama, disiapkan seluas 18 ribu hektare.

Berkaitan dengan lahan, Gubernur mengingatkan semua pihak untuk mengantisipasi adanya tindakan klaim lahan oleh oknum masyarakat. Karena, menurut evaluasi pihak Pemprov Kaltara, lahan yang akan digunakan PT Inalum cukup bebas dari masalah klaim lahan.

“Kewaspadaan dini dan persiapan matang untuk proses pembebasan lahan harus dilakukan. Ini agar investasi tak berhenti, karena faktor persoalan klasik (lahan) tersebut,” tegas Irianto.

Di sisi lain, lanjutnya, ada beberapa hal yang patut menjadi catatan dan perhatian seluruh pihak terkait. Di antaranya, Pemprov Kaltara akan selalu mengawal rencana investasi ini hingga terealisasi. Bahkan, Pemprov juga telah membentuk tim khusus yang akan intensif mengawal, membantu dan memfasilitasi pihak investor agar investasinya segera terealisasi.

“Pemprov Kaltara juga membentuk Badan Pengelola Kawasan yang akan bertugas mengelola penggunaan lahan yang akan digunakan untuk kebutuhan investasi. Saat ini sedang kita konsultasikan dengan Kementerian Perindustrian,” ujar Irianto.

Gubernur menambahkan, dalam percepatan realisasi investasi PT Inalum ini, sedianya akan dilakukan terintergrasi dengan rencana investasi lainnya. Utamanya, dengan pembangunan pembangkit tenaga listrik yang konservatif, PLTA Kayan.

Menurutnya, ketersediaan listrik sangat penting. Karena listrik merupakan kunci utama investasi. Utamanya smelter seperti yang direncanakan PT Inalum.  Karena industri smelter membutuhkan listrik yang besar. “Makanya dalam kesempatan ini, kita hadirkan juga pihak PT Kayan Hidro Energi yang akan membangun PLTA di Sungai Kayan,“ ungkapnya.

Inalum sendiri menargetkan produksi alumina (bahan dasar aluminium) di Kaltara sebesar 500.000 ton pada 2024 dan akan ditingkatkan hingga 1.000.000 ton per tahun di tahun-tahun berikutnya.

Untuk mencapai target itu, Inalum sangat mengandalkan pasokan tenaga listrik dari PLTA Kayan yang ditaksir bisa mencapai 9 ribu megawatt (MW) dari 5 bendungan yang akan dibangun.

Disamping membangun industri, kata Irianto lagi, pihak Inalum yang kini telah berkantor di Kaltara, juga menawarkan untuk membangun pelabuhan sendiri. Ini guna memudahkan mereka mengirimkan hasil industrinya ke industri pengolahan aluminium mereka.

Namun rencana pembangunan pelabuhan itu, patut memperhatikan juga rencana Pemprov Kaltara yang ingin membangun pelabuhan internasional di KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi.

Selain Gubernur dan Dirut PT Inalum, dalam pertemuan tersebut turut hadir Ridwan Djamaluddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Bidang Kemaritiman, Direktur Keuangan PT Inalum Oggy Achmad Kosasih, Direktur Umum dan SDM PT Inalum Carry Mumbunan, Direktur Operasi (Plt) Direktur Pengembangan dan Bisnis PT Inalum SS Sijabat. Termasuk GM Project Manager (Team of Kaltara Project) Dante Sinaga, Sekprov Kaltara H Badrun,  serta sejumlah pejabat terkait di lingkup Pemprov Kaltara. (humas)


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 13:30

Berani Merusak Lingkungan, Hukum Adat Bertindak

Kekayaan alam berupa hutan yang dimiliki Kalimantan Utara (Kaltara) tak hanya sebagai potensi ekonomis,…

Jumat, 17 November 2017 13:28

Pemprov Dukung Program Pelayanan Publik

JAKARTA – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Badrun mewakili Gubernur Dr H Irianto Lambrie…

Jumat, 17 November 2017 13:26

Bankaltim Berubah Jadi Bankaltimtara

JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Timur (Kaltim) atau Bankaltim, secara resmi…

Kamis, 16 November 2017 13:51

Promosi Potensi Kaltara di WIC

JAKARTA – Sebagai provinsi baru, Kaltara terus gencar mempromosikan potensi yang dimiliki. Termasuk…

Kamis, 16 November 2017 13:50

Gelar Workshop Menuju Kaltara Satu Data

TARAKAN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltara menggelar workshop statistik sektoral…

Kamis, 16 November 2017 13:49

Gubernur Minta OPD Genjot Realisasi Anggaran

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie menekankan agar seluruh organisasi…

Kamis, 16 November 2017 13:48

Sebagai Heart of Borneo, Hutan Kaltara Curi Perhatian Dunia

Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang memiliki kawasan hutan cukup luas, menjadi perhatian pada Konferensi…

Kamis, 16 November 2017 13:45

Percepat Realisasi KSP, Gelar Pelatihan GIS

TANJUNG SELOR – Sebagai upaya percepatan realisasi Kebijakan Satu Peta (KSP) di Kaltara, kemarin…

Rabu, 15 November 2017 15:59

Sinergikan Tata Kelola, Pemprov Gelar Rakor ULP

TANJUNG SELOR – Bertujuan untuk pembinaan sekaligus menyamakan persepsi dalam hal pengadaan barang…

Rabu, 15 November 2017 15:57

Kerja Sama Maskapai, Utamakan Misi Sosial

JAKARTA - Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie optimistis dengan segenap sumber daya yang ada, Kaltara…

Bankaltim Berubah Jadi Bankaltimtara

Minta Dukungan Dunia untuk Lestarikan Hutan Kaltara

Kerja Sama Maskapai, Utamakan Misi Sosial

Gubernur Minta OPD Genjot Realisasi Anggaran

Bantu Kembangkan Bawang dan Cabai

Bantu 1,8 Ton Bibit dan 15 Ton Pupuk

Berani Merusak Lingkungan, Hukum Adat Bertindak

Promosi Potensi Kaltara di WIC

Kelola Workshop PT LIM Jadi Sarana Praktik

Sebagai Heart of Borneo, Hutan Kaltara Curi Perhatian Dunia
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .