MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Selasa, 14 November 2017 13:26
Percepat Realisasi Industri Smelter

Pemprov-Inalum Addendum MoU

LANGKAH MAJU: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama Dirut PT Inalum (Persero) Budi G Sadikin usai penandatanganan addendum MoU percepatan realisasi industri smelter alumina di Kaltara, Sabtu (10/11).

PROKAL.CO, JAKARTA – Rencana investasi PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Persero di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, menunjukkan perkembangan selangkah lebih maju.

Bertempat di ruang pertemuan Kantor Perwakilan PT Inalum (Persero) di Jakarta, Sabtu (11/10) lalu, dilakukan penandatanganan addendum nota kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) yang diwakili Gubernur Dr H Irianto Lambrie dengan PT Inalum (Persero) yang diwakili Direktur Utama Budi Gunadi Sadikin.

Gubernur mengungkapkan, penandatanganan addendum MoU ini merupakan langkah maju dari upaya percepatan realisasi industri smelter alumina oleh PT Inalum di Kaltara. “Ada beberapa hal yang menjadi poin penting pada addendum MoU ini. Tujuannya untuk percepatan realisasi investasi PT Inalum di Kaltara,” ujarnya.

Salah satu poinnya, sebut Gubernur, luasan lahan yang diperlukan berdasar MoU yang sudah disepakati sebelumnya, adalah 600 hektare (Ha) di KIPI Tanah Kuning – Mangkupadi, untuk membangun kawasan industri. Dalam addendum, dicantumkan tambahan kebutuhan lahan 200 ha, untuk keperluan menjadi kawasan permukiman terpadu.

Untuk diketahui, luasan lahan yang diproyeksikan untuk menjadi kawasan industri di Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan secara keseluruhan seluas 25.000 hektare. Dimana pada tahap pertama, disiapkan seluas 18 ribu hektare.

Berkaitan dengan lahan, Gubernur mengingatkan semua pihak untuk mengantisipasi adanya tindakan klaim lahan oleh oknum masyarakat. Karena, menurut evaluasi pihak Pemprov Kaltara, lahan yang akan digunakan PT Inalum cukup bebas dari masalah klaim lahan.

“Kewaspadaan dini dan persiapan matang untuk proses pembebasan lahan harus dilakukan. Ini agar investasi tak berhenti, karena faktor persoalan klasik (lahan) tersebut,” tegas Irianto.

Di sisi lain, lanjutnya, ada beberapa hal yang patut menjadi catatan dan perhatian seluruh pihak terkait. Di antaranya, Pemprov Kaltara akan selalu mengawal rencana investasi ini hingga terealisasi. Bahkan, Pemprov juga telah membentuk tim khusus yang akan intensif mengawal, membantu dan memfasilitasi pihak investor agar investasinya segera terealisasi.

“Pemprov Kaltara juga membentuk Badan Pengelola Kawasan yang akan bertugas mengelola penggunaan lahan yang akan digunakan untuk kebutuhan investasi. Saat ini sedang kita konsultasikan dengan Kementerian Perindustrian,” ujar Irianto.

Gubernur menambahkan, dalam percepatan realisasi investasi PT Inalum ini, sedianya akan dilakukan terintergrasi dengan rencana investasi lainnya. Utamanya, dengan pembangunan pembangkit tenaga listrik yang konservatif, PLTA Kayan.

Menurutnya, ketersediaan listrik sangat penting. Karena listrik merupakan kunci utama investasi. Utamanya smelter seperti yang direncanakan PT Inalum.  Karena industri smelter membutuhkan listrik yang besar. “Makanya dalam kesempatan ini, kita hadirkan juga pihak PT Kayan Hidro Energi yang akan membangun PLTA di Sungai Kayan,“ ungkapnya.

Inalum sendiri menargetkan produksi alumina (bahan dasar aluminium) di Kaltara sebesar 500.000 ton pada 2024 dan akan ditingkatkan hingga 1.000.000 ton per tahun di tahun-tahun berikutnya.

Untuk mencapai target itu, Inalum sangat mengandalkan pasokan tenaga listrik dari PLTA Kayan yang ditaksir bisa mencapai 9 ribu megawatt (MW) dari 5 bendungan yang akan dibangun.

Disamping membangun industri, kata Irianto lagi, pihak Inalum yang kini telah berkantor di Kaltara, juga menawarkan untuk membangun pelabuhan sendiri. Ini guna memudahkan mereka mengirimkan hasil industrinya ke industri pengolahan aluminium mereka.

Namun rencana pembangunan pelabuhan itu, patut memperhatikan juga rencana Pemprov Kaltara yang ingin membangun pelabuhan internasional di KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi.

Selain Gubernur dan Dirut PT Inalum, dalam pertemuan tersebut turut hadir Ridwan Djamaluddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Bidang Kemaritiman, Direktur Keuangan PT Inalum Oggy Achmad Kosasih, Direktur Umum dan SDM PT Inalum Carry Mumbunan, Direktur Operasi (Plt) Direktur Pengembangan dan Bisnis PT Inalum SS Sijabat. Termasuk GM Project Manager (Team of Kaltara Project) Dante Sinaga, Sekprov Kaltara H Badrun,  serta sejumlah pejabat terkait di lingkup Pemprov Kaltara. (humas)


BACA JUGA

Kamis, 15 Februari 2018 13:20

Gubernur Apresiasi Pendirian Rumah Tahfidz

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie memastikan bahwa Pemprov sangat mendukung…

Kamis, 15 Februari 2018 13:19

Hari Ini, Gubernur Tinjau SKPT Sebatik

TANJUNG SELOR – Sempat mangkrak pembangunannya di 2017, Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu…

Kamis, 15 Februari 2018 13:17

Polda Kaltara Beroperasi Pertengahan 2018

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara siap mendukung Polri untuk mempercepat pengoperasian Polda Kaltara…

Kamis, 15 Februari 2018 13:17

Wujudkan Pemerintahan yang Bermartabat

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengimbau agar setiap aparatur sipil negara…

Rabu, 14 Februari 2018 14:33

Pemprov Kembangkan Tanggap Bencana Terintegrasi

TANJUNG SELOR – Upaya tanggap darurat atas kejadian bencana alam tak luput dari perhatian Pemprov…

Rabu, 14 Februari 2018 14:31

Hari Ini, Gubernur Serahkan SK Plt Wali Kota

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie telah menerbitkan surat keputusan Nomor…

Rabu, 14 Februari 2018 14:30

Pencairan DD Tunggu Proses Administrasi

TANJUNG SELOR – Proses pencairan dana desa (DD) tahun ini tinggal menunggu proses administrasi…

Rabu, 14 Februari 2018 14:27

SPIP Pemprov Level II, Kapabilitas APIP Level III

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie menerima kunjungan Kepala Badan…

Rabu, 14 Februari 2018 14:25

Gubernur Instruksikan Bentuk Unit Pengelola Kearsipan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menginstruksikan agar setiap organisasi…

Selasa, 13 Februari 2018 12:58

Pembenahan GFK Ditarget 2 Pekan

MENYUSUL akan diresmikannya Gudang Farmasi Kalimantan Utara (GFK), Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie…

Pembangunan RS Dimulai Tahun Ini

Gubernur Instruksikan Bentuk Unit Pengelola Kearsipan

Polda Kaltara Beroperasi Pertengahan 2018

Gubernur Ajak Berpolitik Santun

Hari Ini, Gubernur Serahkan SK Plt Wali Kota

Pembenahan GFK Ditarget 2 Pekan

Kegiatan Fisik Dimulai Maret

Hari Ini, Gubernur Tinjau SKPT Sebatik

Inginkan ASN Lebih Disiplin

Pencairan DD Tunggu Proses Administrasi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .