MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 14 November 2017 12:48
APBD Ditarget Selesai 30 November

Hari Ini, DPRD dan Pemkab Bahas KUA-PPAS

Syarwani

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pembahasan APBD Bulungan kini memasuki tahapan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). Rencananya, pembahasan KUA-PPAS bakal dilaksanakan hari ini antara legislatif dan eksekutif.

“Besok (hari ini), kami masuk tahapan KUA-PPAS dengan Pemkab Bulungan. Setelah ada kesepakatan KUA-PPAS nanti akan ada tahapan selanjutnya sampai penetapan APBD Bulungan 2018,” ujar ketua DPRD Bulungan Syarwani, Senin (13/11).

Syarwani menyatakan waktu yang tersisa akan dimaksimalkan untuk secepatnya bersama Pemkab Bulungan menyelesaikan pembahasan APBD 2018. Dia pun optimistis pada akhir November ini APBD sudah bisa disepakati dan dibuat peraturan daerah (Perda).

“Kami akan bekerja cepat. Yang jelas, kami sepakat paling lambat 30 November sudah selesai (APBD 2018),” tegasnya.

Ditanya soal berapa besaran anggaran untuk tahun depan, Syarwani menyebut APBD Bulungan kemungkinan besar turun di angka Rp 905-an miliar. Namun, kepastian angka di APBD Bulungan juga masih menunggu dana-dana dari sumber lain seperti bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltara maupun dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat.

Setelah ada kesepakatan soal APBD 2018, selanjutnya akan disampaikan ke Pemprov Kaltara untuk disempurnakan. “Sehingga diharapkan mulai 1 Januari (2018) kegiatan di Pemkab Bulungan sudah bisa berjalan,” imbuhnya.

Soal turunnya APBD Bulungan juga sempat dikatakan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bulungan Syafril, beberapa waktu lalu. Dalam draf KUA-PPAS yang diserahkan ke DPRD Bulungan, APBD 2018 hanya sekitar Rp 900-an miliar. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan APBD 2017 sebesar Rp 1,2 triliun.

Dengan penurunan APBD 2018 ini, kemungkinan tidak banyak kegiatan pembangunan yang dilakukan Pemkab Bulungan. Apalagi, sebagian besar APBD digunakan untuk membayar gaji pegawai.

Syafril mengatakan, untuk menyiasati hal tersebut, Pemkab Bulungan bakal melakukan kebijakan efisiensi penggunaan anggaran. Salah satunya, adalah dengan rencana mengurangi gaji tenaga kontrak di Pemkab Bulungan. Ini dilakukan untuk menghindari pengurangan jumlah tenaga kontrak.

“Kalau mengurangi jumlah tenaga kontrak kan sepertinya kurang manusiawi, jadi hanya mengurangi gajinya. Tapi, dipastikan gaji yang diterima tenaga kontrak masih sesuai UMK (upah minimum kabupaten),” terang Syafril, Senin (23/10) lalu. (rus/fen)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 12:25

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

TANJUNG SELOR – Menyusul percepatan realisasi pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B Provinsi Kaltara…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Senin, 19 Februari 2018 10:52

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

TANJUNG SELOR – Penjualan Albothyl masih terdapat di sejumlah apotek di Tanjung Selor, Bulungan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:50

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie ke Pulau Sebatik, Nunukan, Kamis…

Minggu, 18 Februari 2018 14:05

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

TANJUNG SELOR - Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan jaringan listrik yang hingga…

Minggu, 18 Februari 2018 14:03

Parpol Diminta Lengkapi Laporan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah menganggarkan dana bantuan untuk partai politik (banpol)…

Minggu, 18 Februari 2018 14:02

Banjir Rendam Dua Desa

TANJUNG SELOR - Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Kabupeten Bulungan sejak beberapa hari…

Sabtu, 17 Februari 2018 14:02

Sebatik Jadi Sentra Kelautan dan Perikanan

TANJUNG SELOR – Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan pembangunan 20 Sentra Kelautan…

Sabtu, 17 Februari 2018 13:59

Rela Antre demi Dokter Spesialis

TANJUNG SELOR – Masyarakat di daerah perbatasan membutuhkan peningkatan pelayanan kesehatan, terutama…

Jumat, 16 Februari 2018 12:51

Mesin Rusak, Nelayan Filipina Hanyut hingga Laut Sulawesi

TARAKAN – Lima warga Filipina ditemukan terapung di Laut Sulawesi, setelah kapal mereka mengalami…

Wali Kota Tarakan Bisa Dicopot, Jika Tak Mau Mengalihkan Tiga UPTD Perikanan

Penetapan NIK Ditarget Pekan Ini, Ishak: Semua Tergantung BKN

Kapolres Tegaskan Murni Kecelakaan

Diskes dan Polisi Masih Tunggu Hasil Lab

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

Banjir Rendam Dua Desa

Pembenahan Gudang Farmasi Kaltara, Ditargetkan Rampung Sepekan

Rela Antre demi Dokter Spesialis

Sebatik Jadi Sentra Kelautan dan Perikanan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .