MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 11 November 2017 11:55
Perwakilan Express Air Bakal ke Kaltara

Diperkirakan Beroperasi Paling Lambat Akhir November

Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Kabar akan beroperasinya maskapai Express Air menggantikan Kalstar, diakui Kepala Bandara Juwata Tarakan Hemi Pamuraharjo. Bahkan, dia sudah mendengar langsung kabar tersebut dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Informasi yang diperolehnya, izin penerbangannya sedang dalam proses persetujuan. “Jadi saya tanya ke Direktorat Perhubungan Udara untuk masalah izin rutenya, dan saya sudah tanya ke Indonesia Airport Slot Management (IASM), itu sudah diberikan kepada Express Air,” ujarnya, Jumat (10/11).

Menurut Hemi, pekan depan perwakilan Express Air akan berkunjung ke Kaltara untuk memastikan kesiapan, sekaligus melihat kondisi bandara di Kaltara. Sementara untuk penerbangan perdana, jika tidak ada kendala dijadwalkan bulan ini juga.

“Insya Allah dalam minggu ketiga November atau akhir November mereka siap operasi menggantikan Kalstar,” ungkapnya.

Rute yang dilayani tidak ubahnya dengan Kalstar. Yakni, melayani masyarakat Kaltara yang ingin bepergian antarkabupaten dan kota seperti Malinau, Tanjung Selor dan Nunukan. Sedangkan pesawat yang disiapkan adalah jenis ATR-48 yang kapasitas seat-nya sama dengan Kaltstar.

Hemi berjanji akan memantau terus perkembangan proses perizinan penerbangan Ekspress Air. Sebab, dia pun berharap maskapai ini segera beroperasi lebih cepat dari yang dijadwalkan, mengingat kebutuhan warga Kaltara yang cukup mendesak.

Di samping itu, sejak Kalstar tidak beroperasi awal Oktober lalu, diakuinya ada penurunan jumlah penumpang. Karena masyarakat Kaltara yang biasanya bepergian antarkabupaten menggunakan pesawat, terpaksa beralih menggunakan transportasi air.

“Konsukuensinya jumlah penumpang turun, karena Kalstar tidak beroperasi. Tapi insya Allah sebelum Natal sudah normal, karena kami khawatir pas Natal kekurangan kapasitas,” ujarnya.

Sementara itu, kabar akan beroperasinya Express Air menggantikan Kalstar, disambut positif Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kaltara Hendik Sudaryanto.  Pihaknya sangat membutuhkan moda transportasi udara dalam rangka pemenuhan pecahan uang rupiah di Kaltara.

Selama ini, pihaknya memang menggunakan Kalstar untuk pengiriman uang yang lebih aman ke daerah-daerah perbatasan di Kabupaten Malinau dan Nunukan. Namun, sejak berhentinya Kalstar beroperasi, pengiriman uang hanya melalui laut yang dinilai kurang aman dan menghambat pengiriman.

“Tentunya itu akan bagus, karena percuma kalau tidak ada moda transportasi yang mengangkut ke tempat tujuan, yang memenuhi unsur keamanan tinggi. Dengan adanya alternatif moda transportasi udara akan semakin mempermudah Bank Indonesia,” ujarnya.

Menurut Hemi, akan lebih bagus lagi jika lebih banyak alternatif pilihan moda transportasi yang tersedia untuk pengiriman rupiah ke perbatasan. Sehingga, pihaknya tidak hanya bergantung pada satu alat transportasi saja.

Diakui Hemi, sejak kehadiran Bank Indonesia di Kaltara, sudah mampu menjangkau pengiriman rupiah hingga ke Krayan, dengan dibantu Bank Kaltim-Kaltara. Ini tidak lepas juga karena sarana transporasi yang tersedia sehingga memudahkan dalam pengiriman uang. (mrs/fen)


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 13:40

Tuntutan Warga Siap Dipenuhi

TARAKAN – Tuntutan warga agar perusahaan tambang batu bara yang telah mencemari sawah di Malinau…

Selasa, 21 November 2017 13:29

Tak Ada Kebijakan, MAF Bakal Hengkang

TARAKAN - Adanya keputusan Direktorat (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan yang menyatakan…

Senin, 20 November 2017 12:32

MAF Tak Boleh Pungut Biaya

TARAKAN – Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyatakan izin…

Senin, 20 November 2017 12:30

Istri Temukan Suami Tergantung

TARAKAN – AP (37), warga RT 03 Kelurahan Karang Balik, Kecamatan Tarakan Barat, ditemukan meninggal…

Sabtu, 18 November 2017 13:00

107,2 Ton Rotan Gagal Diselundupkan

TARAKAN – Satuan Tugas (Satgas) Patroli Laut Bea dan Cukai berhasil menahan sebuah kapal bermuatan…

Sabtu, 18 November 2017 12:56

Panwaslu Wanti-Wanti soal Pemalsuan Data

TARAKAN – Menjelang masuknya tahapan penyerahan berkas dukungan calon perseorangan atau independen…

Jumat, 17 November 2017 13:16

Tambah Mesin Diesel 7 MW, PLN Jamin Tak Ada Pemadaman

TARAKAN – PT PLN Tarakan Unit Layanan Khusus (ULK) Tarakan menjamin tidak akan terjadi lagi pemadaman…

Kamis, 16 November 2017 13:27

Yansen Beri Ilmu ke Mahasiswa UBT

TARAKAN – Jumlah pengangguran di Tarakan bakal bertambah, seiring akan diwisudanya 560 mahasiswa…

Kamis, 16 November 2017 13:25

AA Belum Disanksi

PEGAWAI berinisial AA yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepengurusan administrasi kependudukan,…

Rabu, 15 November 2017 15:42

Umi Klaim Kumpulkan 30 Ribu KTP

TARAKAN – Langkah istri Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), Umi Suhartini untuk maju Pilwali Tarakan…

Anggaran Kurang, TPP Tertunda

Istri Temukan Suami Tergantung

Umi Klaim Kumpulkan 30 Ribu KTP

AA Belum Disanksi

Tambah Mesin Diesel 7 MW, PLN Jamin Tak Ada Pemadaman

MAF Tak Boleh Pungut Biaya

Yansen Beri Ilmu ke Mahasiswa UBT

Terkendala Blangko dan Peralatan Cetak, Pelayanan KTP-el Dikeluhkan Warga

Panwaslu Wanti-Wanti soal Pemalsuan Data

107,2 Ton Rotan Gagal Diselundupkan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .