MANAGED BY:
RABU
24 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:44
Ombak Tinggi, Nelayan Tak Melaut
DAMPAK CUACA BURUK: Kapal-kapal nelayan berukuran di bawah 10 GT ditambat di dermaga.

PROKAL.CO, TARAKAN – Cuaca ekstrem di perairan Kaltara sejak beberapa hari ini, membuat banyak nelayan di Tarakan, terutama kapal berukuran di bawah 10 GT, tak pergi melaut.

Itu diakui Ketua Persatuan Nelayan Kecil (PNK) Tarakan Rustan. Padahal, bulan ini adalah waktu yang pas bagi nelayan untuk melaut. Namun, karena kondisi angin kencang dari arah selatan yang tak terduga datangnya, membuat anggotanya banyak mengurungkan niat melaut.

“Pengaruh sih sebetulnya. Kami juga kaget kenapa ada angin selatan sekarang. Biasanya kalau bulan-bulan begini yang kita tunggu utara sudah. Jadi, agak ekstrem memang cuaca sekarang, tidak bisa kami prediksi,” ujarnya, Jumat (20/10).

Dia memperkirakan para nelayan akan libur melaut hingga tiga hari ke depan, karena cuaca ekstrem ini akan terjadi hingga Ahad (23/10). Jika dipaksakan, kondisi laut yang kurang bersahabat tidak hanya mengancam keselamatan nelayan, tapi juga sulit mendapatkan hasil tangkapan.

Rustan juga mengakui dampak tidak melaut ini membuat nelayan mengalami kerugian, meski jumlahnya tidak seberapa. Selain itu, pasokan ikan ke pasar-pasar, terutama ikan lokal yang ditangkap di perairan Tarakan dan sekitarnya, juga berkurang.

Dengan kondisi cuaca yang masih ekstrem hingga beberapa hari ke depan, Rustan mengimbau kepada nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan. Kalaupun ingin melaut, diharapkan tidak berlayar hingga ke daerah yang jauh.

Sementara itu, kondisi cuaca yang ekstrem membuat Mamad, nelayan yang tinggal di sekitar Beringin, Kelurahan Selumit Pantai, hanya berani pergi melaut di daerah pinggiran Tarakan.

“Saya hanya di pinggir saja, tidak ke laut. Mungkin hari Minggu (22/10), baru saya rencana mau ke laut,” ujar pria paruh baya ini.

Namun, sebagai nelayan yang sudah lama mencari ikan di laut, Mamad mengaku sudah terbiasa dengan kondisi ombak yang agak ekstrem. Dia tinggal menyesuaikan dengan kondisi cuaca saja untuk pergi melaut. Jika sudah mulai normal, baru dia beraktivitas.

Manurut Mamad, dalam sekali melaut butuh waktu seminggu untuk menangkap ikan. Mamad sendiri memprioritaskan tangkapan udang untuk dijualnya ke pasar. Sementara untuk ikan, kebanyakan ikan kecil jenis gulama yang hanya untuk dimakan sehari-hari.

Diwartakan sebelumnya, prakirawan BMKG Tarakan William Sinaga memperkirakan kondisi cuaca sekitar Kaltara dalam beberapa hari ke depan masih kurang bersahabat. Itu disebabkan tekanan siklon angin tropis LAN yang terjadi di sebelah timur Filipina, dan secara tidak langsung berdampak di perairan Kaltara, termasuk Tarakan.

Tinggi gelombang di perairan Kaltara mulai hari ini sampai Ahad (22/10), diperkirakan 0,5 – 1,5 meter, dengan kecepatan angin mencapai 20 knot. “Jadi memang tinggi gelombang ada kenaikan di wilayah Kaltara,” ujarnya.

Tekanan siklon tropis ini juga menyebabkan berkurangnya potensi hujan di wilayah Kaltara dan cenderung panas dengan suhu mencapai 33 derajat celcius. Dia juga mengimbau agar masyarakat berhati-hati dalam berlayar. (mrs/fen)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 15:56

Antisipasi Penyelundupan Pekerja Ilegal ke Malaysia, Polda Perketat Pintu Keberangkatan

TANJUNG SELOR – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara Brigjen Indrajit menegaskan,…

Selasa, 23 Oktober 2018 15:55

BP3TKI Akan Fasilitasi lewat Perusahaan Resmi

PULUHAN Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah Sabah, kembali dideportasi oleh pemerintah…

Selasa, 23 Oktober 2018 15:53

Target KTP-el Terbentur Peralatan

TANJUNG SELOR – Target rekam data KTP-el kemungkinan tidak tercapai. Ada dua hal yang jadi kendala…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:54

CPNS Pemprov Bakal Ikuti 4.752 Pelamar

PELAMAR CPNS Pemprov Kaltara yang telah menyerahkan berkas persyaratan tinggal menunggu pengumuman.…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:46

Rp 200 Juta untuk 100 Lansia

TANJUNG SELOR - Dinas Sosial (Dissos) Kaltara telah menyalurkan bantuan sosial dalam bentuk uang maupun…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:41

Ajak Makmurkan Masjid, Beri Semangat ke Anak Muda

Akhirnya, Ustaz Abdul Somad menginjakkan kakinya ke Kalimantan Utara, Senin (22/10). Apa saja pesan-pesan…

Senin, 22 Oktober 2018 12:58

Pemprov Usul 3.000 Unit Bantuan Perbaikan Rumah Warga

TANJUNG SELOR - Untuk membenahi perumahan masyarakat berpenghasilan rendah yang kondisinya kurang layak…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:18

Terus Perjuangkan Anggaran Pendidikan

TANJUNG SELOR - Pembangunan bidang pendidikan jadi perhatian Pemprov Kaltara, selain infrastruktur.…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:16

KPU Pinjam Dome Sport Centre

UNTUK mengamankan logistik pemilu tahun depan, rencananya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara akan menempatkan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:21

Baru 15 Warga Punan Batu Terdata

TANJUNG SELOR - Ratusan warga Punan Batu di Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .